Konsumsi Pangan Lokal Belum Sesuai Target

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 09 Oktober 2018 - 14:49:40 WIB   |  dibaca: 121 kali
Konsumsi Pangan Lokal Belum Sesuai Target

MASIH RENDAH : Kepala DKPP Kabupaten Serang Budi Mulyono mencicipi panganan lokal pada acara lomba cipta menu, Senin (8/10).

SERANG – Konsumsi pangan lokal masyarakat Kabupaten Serang seperti singkong, ubi, talas, dan panganan lokal lainnya masih terbilang rendah, yakni baru 86,5 persen. Untuk meningkatkan konsumsi pangan lokal itu, Pemkab Serang secara rutin setiap tahun menggelar lomba cipta menu dengan membuat berbagai variasi olahan makanan yang seluruhnya menggunakan bahan dasar panganan lokal.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang Budi Mulyono mengatakan, lomba cipta menu sebagai media sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Serang agar gemar mengonsumsi panganan lokal. “Kita dorong terus masyarakat akan mau mengonsumsi panganan lokal, yang saat ini olahannya mulai bergama dan memiliki gizi yang seimbang,” kata Budi, di halaman Pemkab Serang, Senin (8/10).


Ia menjelaskan, gizi dan kalori yang terkandung pada pangan lokal cukup untuk mendukung kegiatan masyarakat sehari-hari seperti bekerja, olahraga dan lainnya. “Tingkat konsumsi pangan lokal kita belum sesuai yang kita harapkan, walaupun ada kenaikan tapi saat ini baru 86,5 persen, keinginan kita 100 persen. Ini kita terus upayakan agar ketergantungan pada konsumsi beras berkurang,” ujarnya.


Budi menuturkan, menu hasil lomba itu selanjutnya akan dibukukan sebagai kearifan lokal makanan Kabupaten Serang seperti olahan daung mengkudu dan olahan sushi menggunakan daun singkong. “Menu olahan ini perlu kita tampilkan dan kita sebarluaskan supaya pangan lokal ini muncul dan kemudian disukai masyarakat. Makanya untuk juri lomba ini kita undang ahli gizi dan chef profesional,” paparnya.


Ia memastikan, semua makanan olahan yang dilombakan menggunakan bahan baku lokal yang ada di kampung-kampung di Kabupaten Serang. “Kebanyakan masyarakat kita makannya beras dan cemilannya roti, padahal kan panganan lokal juga tidak kalah nikmat dan mengandung karbohidrat. Untuk panganan lokal ini bahan dasarnya mudah didapat dan harganya juga terjangkau,” katanya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook