Ratusan Pengangguran Datangi Disnakertrans

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Rabu, 10 Oktober 2018 - 11:43:13 WIB   |  dibaca: 86 kali
Ratusan Pengangguran Datangi Disnakertrans

BUAT KARTU KUNING : Sejumlah kalangan remaja tampak mengantre untuk mebuat kartu kuning di kantor Disnakertrans Kabupaten Lebak, kemarin.

RANGKASBITUNG - Sejak sepekan terakhir, sedikitnya 400 orang pengangguran mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lebak. Tujuannya, untuk membuat kartu kuning sebagai syarat melamar pekerjaan ke perusahaan swasta.


Kepala Disnakertrans Kabupaten Lebak Maman SP mengatakan, pihaknya selalu berusaha melakukan kemitraan dengan berbagai perusahaan untuk melakukan penerimaan lapangan kerja, sehingga para pengangguran itu bisa tersalurkan. "Dari data yang ada pada kami, sebanyak 400 orang selama satu pekan ini. Angka tersebut kemungkinan bertambah, karena dipastikan masih banyak yang datang ke kantor kami untuk membuat kartu kuning," kata Maman kepada Banten Raya, kemarin.


Menurut Maman, hampir setiap hari ada saja sejumlah penganggura atau tuna karya yang datang ke kantornya. Hal itu selalu menjadi catatan sekaligus tantangan agar Disnakertras bisa bekerja keras untuk rutin melakukan kemitraan dengan perusahaan swasta yang bisa menampung tenaga kerja. "Semakin banyak yang membuat kartu kuning untuk melamar pekerjaan, maka kami harus selalu bekerja keras untuk mencari peluang lapangan kerja bagi mereka," tuturnya.


Hermansyah, Pembuat Kartu Kuning asal Rangkasbitung mengaku, dirinya baru lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) 2018 ini. Dengan alasan tidak memiliki biaya untuk melanjutkan keperguruan tinggi, maka Ia memutuskan untuk mencari kerja. "Saat saya datang ke Disnakertrans Lebak, ternyata banyak juga yang senasib dengan saya.Setelah memiliki kartu kuning, saya berharap bisa melamar dan bisa mendapatkan lapangan pekerjaan," harap Hermansyah. (hudaya)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook