Drainase Pasar Badak Dipenuhi Pasir

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 10 Oktober 2018 - 11:54:22 WIB   |  dibaca: 32 kali
Drainase Pasar Badak Dipenuhi Pasir

MAMPET : Petugas DLH Pandeglang mengeruk saluran drainase Pasar Badak Pandeglang, Selasa (9/10).

PANDEGLANG - Saluran drainase Pasar Badak Pandeglang, dibersihkan oleh Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang, Selasa (9/10). Saluran drainase tersebut dipenuhi sampah dan tanah pasir sehingga mengakibatkan air meluap ke jalan jika hujan.


Plt Kepala DLH Pandeglang, Indah Dinarsiani menyebutkan, pembersihan saluran drainase Pasar Badak sebagai bentuk untuk mengantisipasi tidak terjadinya banjir. "Untuk mengantisipasi musim hujan. Kami berharap drainase itu supaya bersih dari berbagai sampah dan pasir. Pada saat hujan drainase ini dapat menampung volume air hujan," terangnya.


Menurut Indah, pembersihan drainase Pasar Badak sudah sering dilakukan secara berkala, agar saluran dranise di kawasan tersebut tidak tersumbat sampah yang mengendap, sehingga jalan di kawasan Pasar Badak tidak tergenang banjir. "Memang kalau gak salah per enam bulan sekali selalu kita bersihkan," ujarnya.


Pendi, salah seorang pedagang Pasar Badak Pandeglang menyambut baik pembersihan drainase. Menurut dia, saluran drainase di kawasan Pasar Badak yang tertutup tumpukan sampah menjadi penyebab banjir saat musim hujan. "Untung dibersihkan. Sampah itu sudah menumpuk cukup lama, lihat saja sudah berlumpur begitu. Kalau hujan turun sebentar, pasti jalan di situ selalu tergenang air," kata Pendi.


Selain banjir, kata dia, sampah di kawasan Pasar Badak sering mengeluarkan bau yang tidak sedap. Pengunjung pasar pun selalu mengeluh karena sampah tersebut sudah membuat kurang nyaman masyarakat. "Kalau bau busuk mah sudah pasti. Masyarakat yang belanja ke toko saya banyak yang bilang, tapi kalau sudah dibersihkan begitu mudah-mudahan tidak bau lagi," ujar pria yang berjualan perhiasan ini.


Asep, pengunjung Pasar Badak Pandeglang menyampaikan keluhan yang sama. Disebutkannya, sampah yang dibersihkan selain mengeluarkan aroma bau tak sedap, sampah yang menumpuk pemicu drainase tersumbat sehingga mengakibatkan banjir. "Setiap kali hujan turun, Pasar Badak sudah menjadi langganan banjir. Tapi kalau sudah dibersihkan begitu semoga saja gak banjir lagi," tuturnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook