APK Melanggar Aturan Segara Ditertibkan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 10 Oktober 2018 - 12:05:01 WIB   |  dibaca: 73 kali
APK Melanggar Aturan Segara Ditertibkan

DI POHON: Alat peraga kampanye (APK) calon legislatif yang dipasang di pohon pada Jalan Raya Serang-Jakarta Pakupatan Kota Serang, Selasa (9/10).

SERANG- KPU Kota Serang sudah menerbitkan surat keputusan (SK) tentang titik mana saja yang dibolehkan dan tidak dibolehkan dalam pemasangan alat peraga kampanye (APK). Bagi APK yang melanggar SK tersebut, pekan ini akan ditertibkan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Serang yang bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang.

"Ya akan ada penertiban APK yang melanggar SK KPU. Penertibannya dimulai pada Kamis-Jumat (11-12/10) dan Senin (15/10). Acuannya adalah SK KPU,” kata Kepala Satpol PP Kota Serang Maman Lutfi, Selasa (9/10).


Ia menjelaskan, hari ini sedang dipantau wilayah mana saja yang akan ada penertiban. “Pemantauaan ini berkaitan dengan jenis APK yang akan ditertibkan, Misalnya kalau ada APK yang perlu dipanjat, berarti kan harus gunakan tangga,” ujarnya.


Satpol PP dan KPU akan membuat baliho terkait dengan SK KPU tentang titik mana saja yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan dalam pemasangan APK. “Pengumuman ini agar masyarakat mengetahui titik mana saja yang dibolehkan dan tidak dibolehkan dalam pemasangan APK,” kata Maman.


Anggota Panwaslu Kota Serang Agus Aan Hermawan mengatakan, penertiban ini dilakukan dikarenakan sudah banyak menyebar APK yang melanggar. “Padahal partai politik (parpol) sudah diberitahu melalui surat imabauan, ketika ada APK yang melanggar juga sudah diberikan surat peringatan, dan KPU juga menyosialisaikan titik pemasangan APK,” katanya.


Jika dilihat pelanggaran titik pemasangan APK, rata-rata dilakukan oleh personal calon legislatif (caleg). "Pihak kami juga sejak awal sudah berupaya, dan pencegahan sudah dilakukan sebelum masa kampanye berlangsung,” tuturnya.


Diharapkan, setelah ditertibkan parpol dan personal caleg dapat mematuhi aturan yang sudah disepakati. “Agar calegnya tidak liar, juga menghindari berbagai macam konfilik di antara masing-masing caleg,” ungkap Agus.


Ketua KPU Kota Serang Heri Wahidin mengatakan bahwa KPU sudah mengeluarkan SK terkait dengan titik-titik lokasi yang dilarang pemasangan APK. “Karenakan jika di undang-undang sudah jelas seperti tempat ibadah, tempat pendidikan, taman-taman, itu kan tidak boleh dipasang APK,” katanya.


Sehingga, KPU menentapkan jalan mana saja yang tidak boleh dipasang APK, seperti di Jalan Jendral Sudirman, Jalan Vetran, Jalan Yumaga, Tanaya, Hasanuddin sampai wilayah Kepandean itu yang dilarang.

“Selain jalan itu diperbolehkan pemasangan APK sepanjang tidak menggangu keindahan kota, seperti spanduk yang melintang di jalan, atau ada APK yang dipaku dipohon, itu tidak boleh,” kata Heri seraya menjelaskan, penertiban APK bertujuan agar semua stakeholder terkait, terutama parpol harus menaati aturan yang sudah ditetapakan. "Agar tidak ada konfilk di masyarakat,” ucapnya. (basyar)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook