Pengedar dan Pemakai Gorilla Ditangkap

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 10 Oktober 2018 - 12:20:40 WIB   |  dibaca: 69 kali
Pengedar dan Pemakai Gorilla Ditangkap

DIPERIKSA : Tiga pemuda pengguna dan penjual tembakau gorilla diperiksa di ruangan Polres Serang usai ditangkap di tempat terpisah, Selasa (9/10).

SERANG- Tiga orang pemuda berinisal TO (25), TH (20) dan AS (18) warga Kota Cilegon diamankan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang karena kedapatan mengonsumsi dan mengedarkan narkoba jenis tembakau gorilla.Ketiga pemuda itu diamankan polisi di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Serang dan Kota Cilegon.

Tersangka TO, warga Kelurahan Ciweudus, Kecamatan Cilegon ditangkap di wilayah Ciruas. Tersangka TH, warga Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, dan AS warga Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak ditangkap di wilayah Kota Cilegon.
 

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Serang AKP Nana Supriyatna mengatakan, penangkapan pelaku jaringan tembakau gorilla bermula dari tertangkapnya TO saat menunggu temannya di parkiran Alfamidi di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Senin (8/10) sekitar pukul 22.00."Kita mendapatkan informasi akan ada transaksi narkoba di wilayah sana. Kemudian kita langsung bergerak dan mengamankan saudara TO beserta barang bukti satu paket tembakau gorilla," katanya kepada Banten Raya, Selasa (9/10).


Nana mengungkapkan, dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, tersangka TO mengaku tembakau gorilla seharga Rp 200 ribu tersebut dibeli dari TH. Dari informasi itu, anggota Satresnarkoba kembali bergerak ke Kota Cilegon memburu pelaku lainnya."TH kita amankan di pinggir jalan, Kecamatan Pulomerak. Saat Penggeledahan ditemukan satu bungkus tembakau Gorilla merek Babon dan sebungkus kertas putih berisi tembakau gorilla. TH mengaku barang tersebut didapat dari tersangka AS," ungkapnya.


Setelah mendapatkan identitas pelaku lainnya, Tim Opsnal langsung bergerak mengejar tersangka AS dan berhasil menangkapnya di Lingkungan Sawah, Kecamatan Pulomerak. "Di sana kita kembali mendapatkan barang bukti tembakau gorilla yang disembunyikan dalam dompet pelaku," katanya.

Tersangka AS mengaku narkotika jenis tembakau gorilla itu dibeli secara online melalui akun media sosial (medsos) dari seseorang yang tidak dikenal. Narkoba jenis tembakau sintesis tersebut kemudian dijual lagi kepada teman-temannya."Saya pesan melalui akun Instagram. Setelah itu saya bayarnya lewat transfer. Kalau sudah bayar, nanti pengirimnya akan menentukan lokasi pengambilan," katanya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook