Kantor Kelurahan Kota Baru Tak Representatif

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 10 Oktober 2018 - 12:23:55 WIB   |  dibaca: 46 kali
Kantor Kelurahan Kota Baru Tak Representatif

RELOKASI : Suasana kantor Kelurahan Kota Baru yang tak representatif, Selasa (9/10).

SERANG- Aparatur yang bertugas di kantor Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Serang mengeluhkan kantor mereka. Selain lokasi yang tidak strategis, kantor kelurahan juga dinilai sempit dan tidak representatif, sehingga tidak maksimal dalam memberikan pelayanan kepada warga."Kami minta kantor kelurahan direlokasi," kata Sekretaris Kelurahan Kota Baru Muchti Rizal, Selasa (9/10).

Rizal mengatakan bahwa kondisi kantor kelurahan saat ini sumpek dan sempit sehingga tidak bisa leluasa saat melakukan pelayanan. Yang lebih penting dari itu tidak ada lahan parkir untuk menyimpan kendaraan roda empat. Apalagi ketika ada tamu membawa kendaraan, maka akan sangat susah menyimpannya."Kalau lagi ada acara juga susah nyimpen kendaraannya. Ini juga keluhan dari warga," ujar Rizal.

Rizal mengungkapkan bahwa luas lahan kantor Kelurahan Kota Baru hanya 475 meter persegi. Padahal, idealnya luas lahan kantor kelurahan mencapai 1.000-1.200 meter persegi, termasuk di dalamnya untuk lahan parkir kendaraan roda empat. "Apalagi Kota Baru ada di pusat kota," katanya.


Rizal menyatakan bahwa sejak 7 tahun lalu sudah pernah menyampaikan aspirasi ini kepada Pemkot Serang. Ia sendiri ingin kantor kelurahan dipindahkan ke bekas gedung Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR ) sebagaimana juga keinginan warga.

Sayang usulan itu tidak direspons. Alasan yang ia terima saat itu gedung PD BPR masih merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dan belum diserahkan kepada Pemkot Serang."Kalau sekarang kan asetnya sudah diserahkan. Itu juga sudah saya sampaikan ke Ketua Dewan saat ke sini beberapa waktu lalu," ujar Rizal.

Ketua DPRD Kota Serang Namin membenarkan ia menerima aspirasi tentang kantor Kelurahan Kota Baru dari para aparatur yang ada di sana. Ia mengatakan akan menyampaikan aspirasi ini kepada Pemkot Serang agar keinginan relokasi kantor kelurahan bisa segera dilakukan.

Adapun lokasi baru untuk kelurahan adalah di gedung bekas PD BPR, sesuai dengan aspirasi yang disampaikan warga dan aparatur di kelurahan tersebut.“Iya waktu itu mereka mengeluh kantornya sumpek dan sudah tidak layak lagi sebagai kantor kelurahan," katanya.

Namin mengatakan, ia akan mencoba memperjuangkan aspirasi yang disampaikan kepadanya itu. Apalagi saat ini gedung bekas PD BPR sudah tidak digunakan lagi dan asetnya sudah diserahkan kepada Pemkot Serang.“Akan coba kita perjuangkan aspiras warga itu,” ujar politisi Partai Golkar ini. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook