Baru 14 Honorer K2 Lamar CPNS

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 11 Oktober 2018 - 11:16:48 WIB   |  dibaca: 169 kali
Baru 14 Honorer K2 Lamar CPNS

KONSULTASI : Pelamar CPNS melakukan konsultasi terkait persyaratan di Sekretariat CPNS Kota Cilegon, Rabu (10/10).

CILEGON - Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saat ini masih berlangsung. Setelah dibuka sejak 26 September 2018 lalu, beberapa formasi untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon masih sepi peminat. Begitu juga untuk formasi khusus tenaga honorer kategori dua (K2), di Pemkot Cilegon saat ini baru terisi 14 pelamar dari kebutuhan mencapai 19 formasi.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon Mahmudin mengatakan, untuk formasi honorer K2 sampai kemarin baru 14 pelamar yang teregistrasi. Padahal, formasi yang disedikan mencapai 19 formasi. "Bukan hanya untuk honorer K2, formasi lainnya juga masih banyak yang kosong," kata Mahmudin kepada Banten Raya, Rabu (10/10).

Masih belum terpenuhinya kuota untuk honorer K2, tambah Mahmudin, ada beberapa honorer K2 yang validasi datanya tidak keluar dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) RI. "Ada juga honorer K2 yang memilih mendaftar dari jalur umum, itu sah-sah saja," tambahnya.


Dari data yang diperoleh, lanjut Mahmudin, saat ini beberapa formasi yang belum ada pelamarnya sama sekali diantaranya Dokter Spesialis Jiwa, Dokter Spesialis Bedah Mulut, Dokter Spesialis Jantung, Dokter Spesialis Forensik, Dokter Spesialis Radiologi, Dokter Spesialis Bedah Syaraf, dan Dokter Spesialis Orthopedy. "Sementara untuk yang pelamarnya membludak adalah guru, seperti Guru Agama Islam, dan Guru Kelas," ucapnya.


Mahmudin menjelaskan, masa pendaftaran masih dibuka sampai 15 Oktober 2018. Ia berharap, semua formasi dapat terisi oleh pelamar. "Masih ada waktu, mungkin para pelamar saat ini masih ada yang menyiapkan berkas persyaratannya," jelasnya.   

Ditambahkan Mahmudin, pihaknya juga tetap memfasilitasi adaya keluhan yang dialamai pelamar ketika melakukan pendaftaran. Saat ini, jaringan website sscn.bkn.go.id sudah normal dan mudah diakses. "Ada pelamar yang kurang memahami terkait persyaratan itu ada yang datang ke Sekretariat CPNS Kota Cilegon di Aula Setda II Pemkot Cilegon, kami sampaikan penjelasannya," tambahnya.

Ketua Forum Kesatuan Guru Tenaga Honorer (FKGTH) Cilegon Supardi Ghofar mengatakan, masih sedikitnya pelamar dari honorer K2 bukan berarti honorer K2 tidak minat, tetapi karena terbentur peraturan yang maksimal usia 35 tahun.

Saat ini, mayoritas honorer K2 Cilegon usianya diatas 35 tahun dan tidak bisa mendaftar CPNS. "Makanya kami minta aturan ini dirubah. Kami sudah berkali-kali sampaikan ini ke pemerintah maupun ke DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) sampai ke DPR-RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia)," katanya.


Supardi menegaskan, saat ini honorer K2 yang usianya kurang dari 35 tahun memang jumlahnya sedikit. Selain itu, ada juga yang persyaratan yang harus lulusan S-1 sebelum 2013. "Persyaratannya juga rumit," tegasnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook