HMJ PGMI Kenalkan Bahasa Ilmiah

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 11 Oktober 2018 - 13:40:24 WIB   |  dibaca: 202 kali
HMJ PGMI Kenalkan Bahasa Ilmiah

KAJIAN : Mahasiswa baru sedang serius mengkaji tentang bahasa ilmiah yang diadakan oleh HMJ PGMI di Kampus 2 UIN Banten Palima, Kota Serang, Rabu (10/10).

SERANG- Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HMJ PGMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten mengenalkan bahasa ilmiah kepada mahasiswa baru dalam agenda kajian mingguan di Kampus 2 UIN Banten Palima, Kota Serang, Rabu (10/10).


Pengurus HMJ PGMI yang juga sebagai pemantik diskusi Ari Dailami menjelaskan, bahasa ilmiah adalah bahasa buatan dan bukan bahasa alami. Penyebutan bahasa ilmiah sebagai bahasa buatan didorong suatu rumusan bahwa bahasa alami cenderung sewenang-wenang dan sekehendak hati.“Sedangkan bahasa ilmiah menuntut adanya kaidah tertentu dan logika tertentu. Bahasa ini cenderung lebih konseptual dibandingkan dengan bahasa alami,” jelasnya.


Lanjutnya, bahasa alami memiliki kecenderungan spontan, bersifat kebiasaan, intuitif dan pernyataannya bersifat langsung. Sementara, bahasa ilmiah cenderung dihasilkan dari empat faktor.“Yakni, didasarkan atas pemikiran, tidak sekehendak hati tetapi menggunakan dimensi metodis, menuntut kemungkinan terjadinya dialog atau diskusi dan sifatnya berbentuk pernyataan yang tidak langsung,” sambungnya.


Ia juga menjelaskan, akal atau rasio sebagai sarana sekaligus sebagai alat berfikir, menjadi demikian penting dalam rumus bahasa ilmiah, karena bahasa ini diciptakan para ahli di bidangnya masing-masing. “Bahasa ilmiah ini, biasanya juga menggunakan istilah-istilah atau sintaksis dengan lambang-lambang tertentu untuk mewakili pengertian tertentu pula,” kata Ari.


Menurutnya, sebagai mahasiswa yang akrab dengan buku bacaan, yang dimana kita akan dihadapi buku-buku yang menggunakan bahasa ilmiah. “Semoga dengan pertemua diskusi atau kajian mingguan ini dapat memberikan masukan pengetahuan baru tentang bahasa ilmiah,” ucapnya.


Di tempat yang sama, mahasiswi PGMI semester I Jannah berterimakasih kepada HMJ PGMI yang telah memberikan ruang pencerahan yang berkaitan dengan bahasa ilmiah. “Kajian tentang bahasa ilmiah ini sangat diperlukan bagi mahasiswa baru,” ujarnya.


Dengan dikenalkannya pengetahuan tentang bahasa ilmiah, ia bisa mengetahui jika dikemudian hari terdapat bahasa-bahasa ilmiah di ruang kelas. “Setidaknya, ketika sudah mengikuti kajian ini, sudah ada bayangan tentang bahasa ilmiah itu seperti apa,” ungkap Jannah. (basyar)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook