Ratusan Pemuda Desa Ikuti Diklat Keterampilan

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 11 Oktober 2018 - 15:51:17 WIB   |  dibaca: 149 kali
Ratusan Pemuda Desa Ikuti Diklat Keterampilan

DIKLAT KETERAMPILAN : Bupati Serang Rt Tatu Chasanah memakaikan topi kepada salah satu peserta diklat pemberdayaan masyarakat, Rabu (10/10).

SERANG – Sebanyak 420 pemuda usia produktif di Kabupaten Serang mendapatkan pendidikan dan pelatihan (diklat) dari Sekolah Tinggi Perhubungan Indonesia (STPI) yang bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan.Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Mancak selama sembilan hari tersebut diharapkan dapat menambah pengalaman dan skill yang menjadi modal untuk mereka memasuki dunia kerja.


Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan Umiyatun Hayati Triastuti menjelaskan, pemerintah pusat memiliki program strategis nasional untuk pengembangan SDM masyarakat yang tinggal di perdesaan. “BPSDM ini mempunyai untuk untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan transportasi, maka diperlukan diklat keselamatan,” kata Hayati, Rabu (10/10).


Para peserta diklat tersebut merupakan remaja yang baru lulus sekolah tingkat SLTA, namun belum bekerja dan belum memiliki kegiatan. “Untuk mereka yang berbasis sekolah menengah kejuuran (SMK), mereka kita bantu untuk mendapatkan keahlian melalui diklat pemberdayaan masyarakat desa seperti mengelas, perbaikan AC dan pelatihan lainnya. Ini merupakan satu tambahan keahlian bagi mereka,” tuturnya.


Selain diberi pelatihan keterampilan, para peserta juga akan diberikan pendidikan untuk kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan pemahaman tentang transportasi yang perlu dukungan dari masyarakat. “Kita berkomitmen untuk bekerjasama dengan industri agar mereka (peserta-red) setelah mengikuti pelatihan ini bisa diterima oleh industri-industri karena mereka telah memiliki skill,” ujarnya.


Bupati Serang Rt Tatu Chasanah mengapresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan program yang langsung bisa menjawab persoalan-persoalan di tengah-tengah masyarakat yaitu terkait persoalan pengangguran. “Posisi pemda akan memantau terus kelanjutan dari pelatihan ini, anak-anak ini mau wirausaha secara mandiri atau mereka akan ke industri dengan skill yang telah mereka miliki,” kata Tatu.


Untuk mereka yang akan berwirausaha, Tatu mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan peralatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnkertrans). Adapun bagi mereka yang berkeinginan bekerja di industri pemkab akan memfasilitasi mereka agar bisa diterima oleh industri. “Kalau mereka ini sudah diberi pelatihan dan keterampilan, mudah-mudahan bisa lebih mudah diterima oleh industri,” harapnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook