Museum Multatuli Harus Disosialisasikan

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 12 Oktober 2018 - 11:36:27 WIB   |  dibaca: 31 kali
Museum Multatuli Harus Disosialisasikan

KUNJUNGI MUSEUM : Sejumlah warga memasuki kawasan Museum Multatuli Rangkasbitung yang berada di kawasan Alun-alun Timur Rangkasbitung belum lama ini.

RANGKASBITUNG - Keberadaan Museum Multatuli di Rangkasbitung diminta unuk kembali disosialisasikan kepada masyarakat. Hal itu sangat penting dilakukan, mengingat hingga saat ini masih banyak masyarakat yang mengira bahwa berkunjung ke museum tersebut dikenakan tarif untuk membayar tiket.


Mantan aktivis Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Arya mengatakan, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang mengira berkunjung ke Museum Multatuli Lebak harus membayar tiket. Maka dari itu, dirinya berharap kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lebak untuk kembali melakukan sosilisasi agar masyarakat tahu bahwa masuk ke museum tersebut tidak dipungut biaya alias gratis.

"Kalau saja banyak masyarakat yang tahu berkunjung ke Museum Multatuli gratis, kami yakin jumlah warga yang datang ke museum akan mengalami peningkatan," kata Arya kepada Banten Raya, kemarin.


Pengamat Sejarah Lebak Rahmat Seni Aji berpendapat bahwa sangat disayangkan bila Museum Multatuli yang bernilai sejarah tinggi itu sepi pengunjung hanya gara-gara banyak masyarakat yang menyangka masuk ke museum tersebut harus bayar.

"Saya juga heran, kenapa banyak masyarakat yang mengira masuk ke Museum Multatuli itu harus bayar. Saya kira, hal ini harus segera disosialisasikan lagi agar masuk museum gratis harus diketahui oleh seluruh masyarakat," ucapnya.


Menanggapi hal itu, Pengelola Museum Multatuli Rangkasbitung Ubaidillah mengaakui bahwa pihaknya harus rutin melakukan sosialisasi agar masyarakat tahu bahwa masuk ke museum tidak dipungut biaya apapun. "Kamipun meminta bantuan pula kepada masyarakat yang telah mengetahui masuk museum gratis agar segera menyampaikannya pula kepada masyarakat lain," katanya. (hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook