Proyek Betonisasi Jalan Cikadu-Cibitung Disetop

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 12 Oktober 2018 - 11:49:28 WIB   |  dibaca: 155 kali
Proyek Betonisasi Jalan Cikadu-Cibitung Disetop

DIHENTIKAN : Proyek peningkatan jalan Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung dihentikan sementara konsultan pengawas karena beberapa titik betonisasi mengalami keretakan, Kamis (11/10).

PANDEGLANG - Proyek peningkatan jalan kantor kecamatan penghubung SMP 1 di Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung dihentikan sementara oleh konsultan pengawas. Pasalnya, pembangunan jalan yang dilaksanakan oleh CV Ibnu Fadli itu dinilai bermasalah, karena beberapa titik betonisasi mengalami keretakan."Sudah beberapa hari ini pekerjaan jalan itu saya setop.

Sementara ini saya pending dulu pekerjaannya jangan dulu dilanjutkan," kata Uus Uswandi, Direktur CV Arsilen selaku konsultan pengawas proyek jalan Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung dihubungi melalui teleponnya, Kamis (11/10).


Uus mengatakan, dihentikannya pekerjaan pembangunan jalan Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung, karena masih menunggu hasil kualitas mutu betonisasi yang dilakukan pelaksana proyek. "Saya sedang menunggu konfirmasi dari pihak pelaksana apakah sudah konfirmasi ke pihak batching plant, yang memproduksi beton untuk mengklarifikasi yang mengakibatkan retak rambut apa? Karena sifatnya pabrikasi. Saya juga masih menunggu hasilnya seperti apa, kita ingin pekerjaan ini dilaksanakan sesuai dengan RAB (rencana anggaran biaya)," terangnya.


Uus menyebutkan, sudah menegur pelaksana proyek untuk segera memperbaiki keretakan betonisasi jalan Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung. Menurutnya, jika keretakan tidak diperbaiki, dia tidak segan-segan akan menghentikan proses pekerjaan pembangunan jalan tersebut hingga selesai. "Kalau misalkan mutunya bisa dipertanggungjawabkan secara administrasi silakan lanjut, tapi kalau tidak bisa dipertanggungjawabkan, saya akan menyetop pekerjaannya dan dinas untuk membayar pekerjaan yang sudah terpasang saja," ujarnya.


Kasi Pemeliharaan DPUPR Pandeglang, Yudi Pramono mengklaim, belum mendapat laporan dari konsultan pengawas dengan dihentikannya proyek jalan Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung akibat adanya beberapa titik betonisasi yang mengalami keretakan. "Sementara sampai saat ini saya selaku PPTK (pejabat pelaksana teknis kegiatan), dari pihak konsultan pengawas belum melaporkan keretakan ruas jalan itu kepada saya. Mungkin, konsultan pengawas sudah memberikan laporan ke pihak pelaksana untuk memperbaikinya," kilahnya.


Meski belum mendapat laporan, kata Yudi, jajarannya sudah turun ke lapangan melakukan pengecekan agar pelaksana proyek segera memperbaiki keretakan betonisasi jalan tersebut. "Kalau secara capaian progres kami sudah dapat laporan dari pengawas, tapi secara surat menyurat dari konsultan pengawas terjadinya cacat mutu kami belum terima.

Makanya, kemarin begitu dapat informasi, kami meminta pengawas lapangan untuk mengecek langsung perihal itu, kemudian pengawas diminta untuk melaporkan kondisi di lapangan sebenarnya seperti apa, dan solusinya harus seperti apa," imbuhnya.


Menurutnya, untuk keretakan betonisasi jalan sering terjadi. Namun, harus dilakukan pengecekan terlebih dahulu agar kualitas betonisasi sesuai mutu yang diharapkan. "Kalau penyebab itu sangat kompleks.

Maksudnya, banyak mutu kualitas secara visual atau kekuatan tidak hanya satu sampai dua faktor, mungkin bisa kualitas komposisi beton tidak sesuai atau kurang bagus, dan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tapi kebetulan saya belum mengecek kesana, nanti kita ambil sampel mutu betonnya untuk di uji, apakah komposisinya sudah sesuai atau belum," paparnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook