Banten Juara Umum Lomba Fiksi Nasional

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Jumat, 12 Oktober 2018 - 12:35:34 WIB   |  dibaca: 393 kali
Banten Juara Umum Lomba Fiksi Nasional

JAWARA : Kabid Pendidikan Khusus Dindikbud Banten Arkani (kanan) foto bersama para jadwal FIKSI tingkat nasional asal Banten, kemarin.

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui anak berkebutuhan khusus (ABK), berhasil meraih juara umum dalam Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK), di Wisata  Sam Poo Kong, Semarang.


Kegiatan FIKSI PKLK yang digelar dari Tanggal 5 sampai dengan 9 Oktober 2018 ini, mempertandingan tiga jenis lomba, yakni lomba unjuk karya kreativitas siswa, lomba revitalisasi pengelolaan pendidikan keterampilan/vokasi dan lomba stand kreatif dan produk unggulan.


Kepala Bidang Pendidikan Khusus pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, Arkani mengatakan, Banten berhasil merebut medali emas dari tiga katagori lomba yang dilombakan.“FIKSI merupakan lomba paling bergengsi tingkat nasional di lingkungan Direktorat PKLK, dan alhamdulilah Banten berhasil meraih juara umum,” kata Arkani kepada Banten Raya, kemarin.


Ia menjelaskan, untuk katagori unjuk gelar siswa, kontingen asal Banten menampilkan Leuit Baduy yang berhasil meraih medali emas. Parameter penilaian adalah produktivitas siswa secara langsung.“Kepala Dindikbud Banten rencananya akan mengundang pemenang untuk diberikan penghargaan pada Apel Senin 15 Oktober mendatang,” ungkapnya.


Terpisah, Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK), Poppy Dewi Puspitawati mengatakan upaya melakukan pembinaan keterampilan terhadap anak berkebutuhan khussu terus menerus dilakukan oleh pemerintah.“Upaya ini menjadi tanggung jawab negara untuk mencetak genarasi mandiri  dengan keterampilan, khususnya bagi ABK,” katanya.


Poppy mengatakan digelarnya kegiatan FIKSI PKLK ini merupakan bagian dari ajang prestasi dan publikasi kemampuan dan keterampilan yang dimiliki oleh siswa ABK. Sehingga dengan ajang ini akan membuka mata publik bahwa siswa berkebutuhan khusus juga memiliki keterampilan yang sangat luar biasa.


“Kegiatan ini (FIKSI PKLK)  merupakan ajang prestasi dan publikasi siswa berkebutuhan khusus dalam kemampuan, keterampilan vokasional dan kewirausahaan. Sekaligus juga mempublikasikan para siswa SLB dan bagaimana pengeloaan SLB untuk menunjukan kepada khalayak atau kita semua atas prestasi yang telah dicapai atau hasil kewirausahaan,” ujarnya.


Lebih lanjut dia menjelaskan kegiatan yang diikuti oleh 170 siswa berkebutuhan khusus dari seluruh Indonesia, yang bertujuan untuk mengetahui capaian keberhasilan pendidikan vokasi di SLB pada aspek produk unggulan dan kemampuan manajemen program. (satibi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook