Ribuan Orang Ramaikan Bedol Pamarayan

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 15 Oktober 2018 - 16:30:27 WIB   |  dibaca: 297 kali
Ribuan Orang Ramaikan Bedol Pamarayan

MERIAH : Ratusan orang dari berbagai daerah turun ke bendungan untuk menangkap ikan setelah Bendungan Pamarayan dikeringkan, Sabtu (13/10).

SERANG – Puluhan ribu masyarakat dari berbagai daerah memadati kegiatan Bedol Pamarayan yang diselenggarakan Pemkab Serang pada Sabtu (13/10) lalu. Jumlah pengunjung pada kegiatan yang berlangsung empat hari tersebut diprediksi mengalami kenaikan hingga 20 persen yakni 20 ribu per hari dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 18 ribu per hari.


Pantauan Banten Raya di lokasi, ratusan warga berebut turun ke hulu bendungan untuk menangkap ikan yang mulai kelihatan ketika air mulai surut, setelah pintu bendungan resmi dibukan oleh Bupati Serang Pandji Tirtasaya pada pukul 10.00 WIB. Namun berbeda dengan tahun lalu, tahun ini wakil bupati tidak turun ke bendungan mencari ikan bersama warga.


Pandji mengatakan, Bedol Pamarayan merupakan kegiatan unggulan yang telah ditetapkan menjadi kalender wisata Kabupaten Serang, selain Anyer Krakatau Cultur Festival (AKCF). “Untuk AKCF kita dorong menjadi skala nasional, untuk event regionalnya kita selenggarakan Bedol Pamarayan ini,” kata Wabup, di sela-sela acara di Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal.


Ia menjelaskan, Bedol Pamarayan merupakan kegiatan tahunan untuk maintenance bendungan dan menjadi pesta rakyat bagi masyarakat di sekitar Kecamatan Pamarayan. “Mulai tahun kemarin (2017-red) Bedol Pamarayan ini kita jadikan event Kabupaten Serang. Tujuannya adalah untuk menjadi destinasi wisata tahunan yang diaharapkan akan mendorong ekonomi masyarakat lokal,” ujarnya.


Agar Kecamatan Pamarayan dan sekitarnya tidak ramai saat kegiatan Bedol Pamarayan saja, Pemkab Serang berencana membuat home stay dan industri merchandise. “Dengan adanya situs peninggalan berupa Bendungan lama, maka kita dorong Pamarayan ini menjadi salah satu destinasi Kabupaten Serang, selain Anyer dan Cinangka. Kita prediksi pengunjung selama kegiatan bedolan ini sekitar 50 ribu orang,” ungkapnya.


Disoal terkait perputaran uang selama kegaitan pasar rakyat dan Bedol Pamarayan, Pandji mengaku belum melakukan penghitungan, namun pihaknya mengasumsikan perputaran uang mencapai Rp5 miliar. “Kalau kita asumsikan dalam dua hari saja, orang yang datang ke sini per hari belanja Rp50.000 dalam dua hari belanja Rp100.000. Kalau pengunjungnya 50 ribu tinggal dikali Rp100.000, berarti perputaran uang sekitar Rp5 miliar dalam dua hari,” tuturnya.


Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Tahyudin mengatakan, jumlah pengunjung tahun ini diprediksi mengalami peningkatan yang drastis dibanding tahun lalu. “Perkiraan kita yang datang per hari 20 ribu orang, jadi ada peningkatan 20 persen dari tahun lalu yang hanya sekitar 18 ribu orang per hari. Ini tidak terlepas dari promosi dan inovasi yang dilakukan panitia,” katanya.


Sementara itu, Staf Ahli Bupati Serang Bidang Hukum Politik dan Ekonomi Ida Nuraida berharap, dari tahun ke tahun kegiatan Bedol Pamarayan terus menjadi lebih baik terutama dalam penyelenggaraannya. “Bedol Pamarayan telah menjadi potensi pariwisata yang luar biasa. Ke depan pemerintah tinggal mendukung dari sisi kualitas bedolannya agar lebih menarik lagi bagi para pengunjung,” ujar Ida. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook