Pengunjung Keluhkan Sampah Dermaga Teluk

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:10:20 WIB   |  dibaca: 63 kali
Pengunjung Keluhkan Sampah Dermaga Teluk

MENUMPUK : Pengunjung melihat sampah yang berserakan di Dermaga Teluk, Kecamatan Labuan, kemarin.

PANDEGLANG - Sampah yang menumpuk di Dermaga Teluk, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, dikeluhkan pengunjung. Pasalnya, sampah yang berserakan membuat kurang nyaman karena menimbulkan aroma kurang sedap. "Setiap kali saya ke sini (Teluk-red) harus menutup hidung.

Bau busuk dari sampah di situ sangat menyengat. Gimana pengunjung bisa nyaman datang ke sini, kalau sampahnya dibiarkan tercecer dimana-mana," keluh Ahmad Asep ditemui di Dermaga Teluk, Kemarin (16/10).


Dia menyarankan pemerintah desa maupun kecamatan untuk segera membersihkan tumpukan sampah itu, karena selain membuat kurang nyaman pengunjung, sampah dinilai membuat Dermaga Teluk menjadi kumuh. "Saya rasa sampah disitu harus dibersihkan setiap hari, bila perlu kalau sudah terlihat banyak harus segera diangkut. Biar gak terlalu banyak seperti sekarang ini. Apalagi disitu menjadi salah satu obyek wisata yang sering dikunjungi masyarakat," harapnya.


Jaenuri, warga lainnya mengatakan hal yang sama. Dia menilai sampah yang menumpuk selain membuat Dermaga Teluk menjadi kumuh, sampah sudah menjadi ancaman penyakit bagi kesehatan warga. "Sampah itu telah mencemari dermaga. Selain sudah merusak pemandangan juga akan menjadi sumber penyakit. Disini harus segera dibersihkan, jangan sampai sampah itu mengganggu pengunjung yang datang kesitu," tuturnya.


Hadi, salah seorang pedagang ikan di wilayah Dermaga Teluk membenarkan, sampah yang menumpuk di sekitarnya sering diangkut petugas kebersihan karena sudah adanya kesepakatan dengan warga setempat. "Biasanya dua hari sekali sudah diangkut. Mungkin sekarang belum sempat, dan terjadi penumpukan," singkatnya.


Dihubungi melalui teleponnya, Camat Labuan Atep Purnama mengatakan, akan menurunkan petugas untuk mengangkut sampah Dermaga Teluk. Menurut dia, penumpukan sampah terjadi karena kecamatannya masih keterbatasan kendaraan pengangkut sampah. "Nanti kita bersihkan untuk diangkut. Sebetulnya setiap hari juga selalu diangkut petugas. Memang saat ini kita masih kurangnya armada pengangkut sampah yang ada saja rusak," terangnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook