Pegawai Samsat Lebak Gantung Diri

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:16:23 WIB   |  dibaca: 238 kali
Pegawai Samsat Lebak Gantung Diri

EVAKUASI : Polisi bersama tim forensik mengevakuasi korban gantung diri di Perumahan Permata Banjar Asri, Blok D, Nomor 34, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, kemarin.

SERANG- Diduga putus asa karena penyakit diabetes dan kelenjar betah beningnya tak kunjung sembuh, Agus Gustaman (36) yang bekerja seorang tenaga honorer pada UPT Samsat Kabupaten Lebak nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, di dalam kamar rumahnya yang berlokasi di Perumahan Permata Banjar Asri, blok D nomor 34, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Senin (15/10).

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, jenazah korban kali pertama ditemukan oleh Siti Santinah, pembantu korban pada pukul 10.30. Saat itu Siti akan membersihkan kamar korban. Siti terkejut melihat majikannya sudah dalam keadaan tergantung menggunakan sarung biru bermotif kotak-kotak.


Melihat majikannya tergantung tak bernyawa, Siti kemudian menghubungi Yuli (39), istri korban yang saat itu tengah bekerja. Siti juga meminta bantuan tetangga untuk menghubungi pihak kepolisian.Guna penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Drajat Prawiranegara untuk di visum.
 
Menurut keterangan tetangga korban yang enggan disebutkan namanya, selama ini Agus diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes dan kelenjar betah bening. Diduga, korban depresi sehingga mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. "Badannya juga sekarang makin kurus. Dia (Agus) emang setahu saya sedang sakit diabetes sama kelenjar betah bening di lehernya," ungkapnya.


Tetangga Agus tak pernah menyangka jika Agus mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Padahal selama ini Agus yang diketahui memiliki hobby dan pecinta burung itu dikenal baik oleh para tetangga."Enggak nyangka almarhum mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri," ungkapnya.

Sementara itu, dalam akun facebook pribadinya pada tanggal 29 September 2018, Agus Gustaman berkeluh kesah seperti orang yang tengah memiliki persoalan hidup yang cukup berat.
"Tuhan ajar aku untuk bersabar dan bertahan dalam menanggung segala masalah hidupku. Karena janji Mu, bukan hanya memberikan kekuatan bagiku, tapi tuhanlah kekuatannku," tulis Agus pada status facebooknya.

Kapolsek Cipocok Kompol Bambang Wibosono dan Kanit Reskrim Polsek Cipocok Iptu Tatang Sutisna ketika dikonfirmasi wartawan enggan memberikan keterangan atas peristiwa tersebut. Menurutnya, hal itu berdasarkan permintaan keluarga korban."Maaf kawan-kawan berdasarkan permintaan keluarga (korban), mereka meminta peristiwa ini tidak diekspose (tidak diberitakan)," ujarnya.


Namun, Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Ricardo Hutasoit saat dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa tersebut. "Ya benar (ada warga gantu diri), sekarang (kemarin siang) sudah dibawa ke rumah sakit Serang," ujarnya singkat. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook