KPU Terima 6.400 Kotak Suara

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:39:09 WIB   |  dibaca: 156 kali
KPU Terima 6.400 Kotak Suara

BELUM DATANG SEMUA : Truk berisi 6.400 kotak suara dari KPU Kabupaten Serang tiba di gudang KPU di Jalan Ayip Usman, Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Senin (15/10).

SERANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang menerima kiriman logistik berupa 6.400 kotak suara dari yang dibutuhkan sebanyak 23.000 unit. Kotak suara tersebut disimpan di gudang yang di sewa KPU, yang berlokasi di depan perumahan Bumi Agung Permai 1, tepatnya di Jalan Ayip Usman Nomor 202, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang.“Yang sudah tiba ini lima mobil boks.

Satu mobilnya berisi 1.280 kotak suara, jadi kurang lebih yang sudah dikirim hari ini (kemarin-red) sebanyak 6.400 kotak suara. Adapu yang dibutuhkan oleh kita sebanyak 23.000 kotak suara, jadi masih sekitar 13 sampai 14 mobil lagi. Rencananya yang 14 mobil dikirim besok (hari ini-red),” kata Sekretaris KPU Kabupaten Serang Iman Saiman, Senin (15/10).


Ia mengungkapkan, pengiriman kotak suara tersebut awalnya dijadwalkan pada Kamis (11/10) lalu, namun baru dikirim karena ada perubahan jadwal. “Untuk penyimpanan ini sementara di sini dulu. Mudah-mudahan cukup dengan 23.000 kotak suara ditambah bilik suara dan surat suara. Untuk pelipatan kartu suara kemungkinan tidak di sini,” ujarnya.


Ia menuturkan, tidak disimpannya kotak suara tersebut di gudang milik KPU karena masih ada kotak suara alumunium yang belum bekas pilkada 2017 yang belum dilelangkan. “Gudang yang ini (depan Bumi Agung-red) sewa. Awalnya 10 bulan sampai Juli ternyata dari KPU RI harus setahun sampai dengan Oktober. Jadi Oktober 2017 ketemu Oktober 2018,” ungkapnya.


Iman mengaku, untuk masa perpanjangan sewa gudang tersebut belum dibayar oleh pihak KPU, namun pihaknya berharap pemilik gudang tidak mendesak untuk dibayar. “Jadi ini belum kita bayar. Mudah-mudahan yang punya gudang tidak mendesak untuk anggarannya. Untuk logistik yang baru dikirim ini, setelah dipakai untuk pileg (pemilihan legislatif) dan pilpres (pemilihan presiden), maksimal Oktober 2019 sudah harus dilelang,” tuturnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook