Mantan Napi Kasus Ahmadiyah Cikeusik Sumpah Setia Kepada Nkri

syamsul Hadi   |   Hukum  |   Senin, 22 Oktober 2018 - 15:27:04 WIB   |  dibaca: 985 kali

Peristiwa Cikeusik yang terjadi tujuh tahun silam merupakan peristiwa pertama dalam sejarah konflik sektarian di Indonesia yang mengakibatkan tiga orang tewas lima orang terluka dan melibatkan ribuan massa. Kasus penyerangan Jemaat Ahmadiyah Di Cikeusik Pandeglang pada tanggal 6 Februari 2011 lalu nampaknya menyita perhatian publik nasional maupun Internasional. Peristiwa ini bahkan melahirkan elemen rakyat saling caci maki dan saling menyalahkan.

Akibat peristiwa berdarah tersebut majelis hakim Pengadilan Negeri Serang memvonis 12 terdakwa dengan hukuman 3-6 bulan penjara selain 12 terdakwa tersebut, ada juga satu terdakwa lain dalam kasus cikeusik yakni deden dermawan sudjana anggota dan penasihat keamanan jemaah ahmadiyah Indonesia. Salah satu terdakwa Ujang Hermawansyah yang pernah menjalani hukuman 6 bulan kurungan penjara akibat peristiwa ahmadiyah di Desa Umbulan Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang, mengaku jika pengalaman tersebut dijadikan pembelajaran dalam kehidupannya untuk senantiasa berhati-hati dan bertingkah laku.

Selain itu Ujang sebagai warga negara atas nama pribadi dan ketua Dpd Ormas Gempa bersumpah dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta bersumpah akan menjadi warga negara yang patuh hokum. Ini adalah momen penting sadarnya saudara-saudara kita yang pernah salah jalan dan terlibat dalam aksi anarkis tersebut menjadi harapan perdamaian abadi di Indonesia.

Profil syamsul Hadi

syamsul Hadi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook