Lurah Ramanuju Diperiksa 1,5 Jam

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 26 Oktober 2018 - 11:46:10 WIB   |  dibaca: 97 kali
Lurah Ramanuju Diperiksa 1,5 Jam

TERTUTUP : Salah satu petugas bawaslu mengintip dari balik kaca proses pemeriksaan di kantor Bawaslu Kota Cilegon yang berjalan secara tertutup, Kamis (25/10).

CILEGON – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon telah melakukan pemeriksaan terhadap Lurah Ramanuju, Amin Hidayat atas kehadirannya dalam acara Pembekalan Caleg Golkar Kota Cilegon pada Jumat (19/10) lalu.

Proses pemeriksaan yang berlangsung secara tertutup itu dimulai pada pukul 13.00 hingga. Dalam pemeriksaan tersebut bawaslu meminta keterangan atau klarifikasi terkait kehadiran Amin dalam acara Golkar tersebut.


“Sadah selesai pemanggilan klarifikasinya, kami menanyakan status Amin hadir dalam acara tersebut. Selain itu kami juga menanyakan keterkaitan Amin dalam AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia) Kota Cilegon sebagai apa,” katanya kepada Baten Raya, Kamis (25/10).

Selain memeriksa Amin, lanjut Siswandi, bawaslu juga memeriksa tiga saksi, yaitu Ketua AMPI Kota Cilegon, Dai Darmawan, Ketua Panitia Pelaksana, Irfan Ali Hakim dan salah satu kader Golkar yang ada dalam foto yang diunggah di media sosial facebook.“Saksi juga kami mintai keterangan, tentu pemangilan tersebut yang masih berkaitan soal kehadiran lurah, semuanya hadir dan memberikan keterangan masing-masing,” pungkasnya.

Siswandi menjelaskan, setelah memerikasa saksi dan terlapor, bawaslu dalam waktu dekat akan menghadirkan saksi ahli untuk mendengarkan pendapatnya terkait keterangan Amin dan para saksi, sehingga bawaslu bisa melihat dari aspek yang lebih komprehensif masalah tersebut.

“Waktunya itu 7+7 hari kerja sebelum disimpulkan dalam rapat pleno bawaslu soal rekomendasi yang akan diberikan. Apakah masuk unsur pidana atau adminitrasi. Kalau pidana diserahkan ke Gakumdu (Penegakan Hukum Terpadu), kalau administrasi diberikan kepada KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara),” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Ramanuju, Amin Hidayat usai diperiksa, mengungkapkan, meski hadir ia tidak mengikuti acara pengkaderan Golkar tersebut.Ia mengaku hanya berada di luar dan jaraknya cukup jauh dari acara. Kehadirannya juga karena kapasitas sebagai pengurus AMPI Kota Cilegon.

“Saya jelaskan, saya diundang oleh ketua AMPI, tidak mengikuti acara tersebut dan jauh dari posisi acara. Saat itu, kebetulan pak ketua (AMPI-red) diajak foto dengan ibu-ibu, dan tidak etis jika hanya berdua saja, maka kita gabung, tidak ada maksud apapun setelahnya kita ngopi dan langusng pulang,” ungkapnya.


Ketua Pelaksana Pembekalan Caleg Golkar Kota Cilegon yang sekaligus Wakil Ketua Bidang Organisasai dan Kaderisasai DPD Golkar Kota Cilegon, Irfan Ali Hakim yang hadir sebagai saksi menyatakan, pihaknya hanya mengundang organisasi kepemudaan (OKP) AMPI Kota Cilegon secara kelembagaan. Sebab, secara historis AMPI adalah organisasi kepemudaan yang didirikan oleh Partai Golkar.

“Kami klarifikasi kepada bawaslu, salah satu yang ditanyakan undangan dalam kapasitas apa. Kami panitia mengundang OKP tidak perorangan dan secara langsung kami tidak mengundang. Dalam hal ini AMPI yang kami undang dan kami tidak tau di dalamnya ada Lurah Amin sebagai ASN.

Yang jelas, kita mengundang secara organisasi saja ke AMPI,” tegasnya.Irfan menambahkan, persoalan keterlibatan ASN tersebut akan menjadi pelajaran bagi Partai Golkar, sehingga ke depannya kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi. (uri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook