Pedagang Kecil Diajarkan Manajemen Ritel

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 02 November 2018 - 12:18:39 WIB   |  dibaca: 357 kali
Pedagang Kecil Diajarkan Manajemen Ritel

PELATIHAN : Ratusan pedagang kecil antusias mendengarkan penjelasan dalam pelatihan manajemen ritel modern yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Kamis (1/11).

KOTA TANGSEL- Ratusan Pedagang atau pelaku Usaha Mikro KecilMenengah (UMKM) mengikuti pelatihan manajemen ritel modern yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menegah (Dinkop UMK) Kota Tangerang Selatan bekerjasama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) di salah satu rumah makan, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Tangsel, Kamis (1/11).


Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dahlia Nadeak mengaku, menilai pelatihan UMKM sangat penting agar para pedagang bisa mulai berusaha dengan tertib. Usai pelatihan juga wajib dimonitor perkembangannya sehingga diketahui apa saja kendala yang dialami di lapangan. "Harus ada koordinasi antara perdagangan kecil dengan para pelaku usaha besar di Tangsel agar UMKM maju," katanya.


Dahlia mengatakan, semakin banyak masyarakat yang menjadi pelaku UMKM, maka akan semakin baik. Karena dari sana bakal muncul sebuah kekuatan ekonomi yang langsung diperankan oleh masyarakat.  Namun yang terpenting, adalah kesadaran dan keinginan pelaku usahanya sendiri untuk berusaha maju. “Sinergi yang baik ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi berbagai pihak.

Baik pedagang tradisional maupun toko modern, keduanya bisa sama-sama berkembang dan berkontribusi positif pada perekonomian bangsa,” Dahlia menegaskan dalam pelatihan kepada pelaku UMKM maka diberikan pemahamam bagaimana membuat tempat usaha yang nyaman dan kemudian kemasan produk  yang menarik.  "Oleh karena itu, UMKM kami terus dorong dan menjadi perhatian. Lihat saja produk dari luar itu yang bagus adalah kemasannya kalau isinya nomor sekian dan biasa saja," katanya.


Selain itu, Dahlia meminta setiap ritel yang ada juga harus menjual produk UMKM dan dengan ada pembinaan dari Alfamart terhdap ratusan pelaku usaha mereka harus memberikan peluang pada UMKM untuk menjualkan produknya di gerai Alfamart.

Sementara itu, Branch Manager Alfamart Parung, Danny Febrianto mengatakan, banyak UMKM mengalami kerugian karena pengelolaan yang tidak baik. Untuk itu penting adanya pengelolaan yang baik dan benar. "Salah satu contoh penyebab kerugian yakni karena tidak ada pencatatan dan pemisahan antara barang yang menjadi modal usaha dengan yang dikonsumsi sendiri,” tuturnya.


Kondisi inilah, Lanjut Danny,  yang kemudian mendorong Alfamart sebagai salah satu ritel modern untuk menjalankan pelatihan manajemen ritel yang dapat diikuti oleh pemiliki usaha warung. “Tujuannya, mengajak para UMKM khususnya yang juga memiliki bisnis ritel untuk memahami manajemen ritel modern. Ritel tradisional dan ritel modern sudah saatnya tumbuh berdampingan.

Keduanya harus bersinergi,” katanya. Danny menambahkan, dalam pelatihan tersebut para peserta memperoleh materi terkait dengan manajemen penataan barang, pengaturan stok barang, manajemen keuangan (cash flow), tips mengamati tren pasar terkait produk yang sedang diminati serta pelayanan kepada konsumen. “Ini sejalan dengan visi perusahaan yaitu menjadi jaringan distribusi ritel yang berorientasi pada pemberdayaan pedagang kecil yang perlu dibekali ilmu manajemen ritel modern agar memiliki daya saing,” pungkasnya. (mg/imron)  

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook