Antisipasi Tumbang, Pohon Tepi Jalan Dipangkas

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 05 November 2018 - 10:58:28 WIB   |  dibaca: 209 kali
Antisipasi Tumbang, Pohon Tepi Jalan Dipangkas

DIPANGKAS : Petugas Dinas Perkim Kota Cilegon menebang batang pepohonan di Kelurahan/Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, kemarin.

CILEGON - Memasuki musim hujan, beberapa pohon di tepi jalan saat ini mulai dipangkas. Hal tersebut sebagai bentuk antisipasi pohon tumbang saat hujan disertai angin.
Sejumlah pohon tepi jalan di Kilometer (Km) 0, Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon sampai Km 1 sudah mendapat giliran pemangkasan.

Kabid Sarana dan Arsitektur pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon, Edi Hendarto mengatakan, pemangkasan sejumlah pohon di tepi jalan saat ini dilakukan untuk mengantisipasi pohon tumbang saat hujan disertai angin. “Saat ini hujan sudah mulai mengguyur Cilegon, jika disertai angin khawatir ada pohon tumbang, jadi dilakukan pemangkasan pada sejumlah pohon,” kata Edi kepada Banten Raya, Minggu (4/11).

Sebenarnya, kata Edi, jika hujan terjadi tidak disertai angin, potensi pohon tumbang juga tidak terlalu besar. Namun, antisipasi tetap dilakukan untuk menghindari jatuhnya korban akibat pohon tumbang. “Titik-titik jalan seperti jalan protokol, jalan raya ke arah Merak dan Anyer menjadi perhatian kami,” terang Edi.

Dijelaskan Edi, selain jalan raya, pihaknya juga melakukan penebangan pohon di lingkungan atau komplek. Biasanya, penebangan pohon di wilayah tersebut jika adanya laporan dari warga. “Pohon-pohon tua yang daunnya lebat saat ini masih banyak di Cilegon, sehingga sudah saatnya dipangkas,” tuturnya.


Minim Alat
Edi menyebutkan, alat keselamatan bagi pegawainya yang memangkas pohon saat ini masih minim. Selain itu, belum adanya crane khusus untuk pemangkasan pohon.
“Jadi untuk pemangkasan pohon saat ini masih dilakukan secara manual, tentu memakan waktu lebih lama dan membahayakan petugas kami,” jelasnya.

Edi menambahkan, tahun ini pihaknya sudah menganggarkan untuk pembelian crane untuk pemangkasan pohon. Ia berharap, pengadaan crane pemangkas pohon bisa selesai pada bulan ini agar pemangkasan pohon tepi jalan lebih maksimal lagi. “Saat ini crane untuk pemangkasan pohon masih dalam proses pengadaan, anggarannya saya lupa, cuma memang sudah dianggarkan di APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) 2018,” imbuhnya.

Kepala Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Serang, Tarjono mengungkapkan, saat ini untuk wilayah Serang dan Cilegon memang sebagian sudah dilanda hujan disertai angin. Namun, musim hujan akan tiba pada Desember 2018. “Meski belum memasuki musim hujan, tapi hujan sudah mulai turun dengan intensitas yang tidak terlalu tinggi,” jelasnya.


Tarjono mengatakan, terkait prakiraan cuaca ini juga telah disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di kabupaten atau kota.  Sebagai bentuk antisipasi bencana termasuk diantaranya adalah pohon tumbang. “Curah hujan akan mulai tinggi pada Desember, tapi bukan berarti saat ini tidak hujan, November ini juga hujan akan turun,” cetusnya. (gillang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook