Selain Kompetensi, Wartawan Dituntut Soal Moralitas

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 05 November 2018 - 11:01:08 WIB   |  dibaca: 128 kali
Selain Kompetensi, Wartawan Dituntut Soal Moralitas

UJI KOMPETENSI : Acara Karya Latih Wartawan (LKW) dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke 11 PWI Provinsi Banten di Aula DPRD Kota Cilegon, Sabtu (3/11).

CILEGON – Selain memiliki kompetensi, wartawan juga dituntut soal moralitas. Demikian disampaikan Ketua Bidang Organisasi PWI Provinsi Banten, Opan Rian Nopandra saat memberikan sambutan dalam pembukaan Karya Latih Wartawan (KLW) dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke 11 PWI Provinsi Banten di Aula DPRD Kota Cilegon, Sabtu (3/11).

“Soal moralitas ini yang penting harus dimiliki oleh wartawan. Sebab secara teknik dan metode menguasasi, namun moral tidak ada. Maka pemberitaan akan cenderung tidak objektif,” katanya saat membuka acara KLW dan UKW.

Opan menyatakan, saat ini di era globalisasi, wartawan dituntut untuk menyajikan pemberitaan yang benar dan akurat. Sebab, warga dengan memanfaatkan media sosial (medsos) juga sudah bisa membuat berita layaknya wartawan.


“Metode pencarian, perencanaan, pembuatan dan penyuntingan berita tentu harus berbeda dengan berita medsos yang disajikan oleh warga. Lebih akurat dan mendalam menjadi bagian tantangan media saat ini,” tegasnya.

Sementara itu, Dewan Kehormatan Daerah PWI Provinsi Banten, Agus Sandjadirdja menyampikan, selain kode etik jurnalistik, Dewan Pers dan organisasi pers tengah menggodok kode etik prilaku jurnalistik.

Hal tersebut bertujuan agar wartwan bisa berprilaku secara baik saat mencari berita di lapangan, sehingga ke depannya mampu meminimalisasi perilaku wartawan yang tidak baik. “Sudah ada 200 lebih usulan yang masuk, sekarang tengah dilakukan penggodokan. Dalam rakernas Dewan Pers akan ditetapkan rancangan kode etik prilaku jurnalistik,” ungkapnya.

Agus menyatakan, prilaku jurnalis menjadi penting untuk dibuat dalam rangka mengeliminisasi berbagai hal yang menyimpang soal tindakan dan moral para jurnalis.“Kode etik prilaku akan semakin melengkapkan berbagai hal terkait profesi wartawan, apalagi era sekarang dimana semua orang dan perusahaan pers bisa membuat media,” terangnya. (uri)
   

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook