Target 3 Ribu KTP-el Optimistis Tercapai

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 05 November 2018 - 11:13:01 WIB   |  dibaca: 131 kali
Target 3 Ribu KTP-el Optimistis Tercapai

ANTRE : Perekeman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DKPS) Cilegon.

CILEGON - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DKPS) Kota Cilegon saat ini masih terus melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Target yang dicanangkan hingga akhir 2018 ini mencapai 3.000 keping KTP-el baru.

Kepala DKPS Kota Cilegon, Soleh mengatakan, pada 2018 ini target perekaman KTP-el mencapai 3.000 orang. Saat ini target tersebut hampir terpenuhi. “Jumlah penduduk Cilegon yang sudah ber-KTP-el saat ini sekitar 390 ribu orang,” kata Soleh kepada Banten Raya, Minggu (4/11).

Soleh menjelaskan, perekaman KTP-el selain dilakukan di Kantor DKPS Kota Cilegon, juga dilakukan di sekolah-sekolah. Hal tersebut untuk merangkul para pemilih pemula pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. “KTP-el menjadi sayarat untuk pemilih di Pemilu 2019,” kata Soleh.

Menurut Soleh, saat ini pihaknya sudah melakukan perekaman ke sekolah setingkat Sekolah Menengat Atas (SMA) di Kota Cilegon. Targetnya, ada 14 SMA sederjat untuk melakukan perekaman KTP-el siswanya. “Pemilih pemula yang belum punya KTP-el kita jemput ke sekolah-sekolah untuk perekaman,” kata Soleh.

Soleh menjelaskan, siswa-siswi SMA atau sederajat yang masih 16 tahun juga sudah bisa melakukan perekaman KTP-el. Namun, ketika KTP-el sudah dicetak belum bisa diberikan kepada yang bersangkutan. “Diberikannya nanti pada 2019 nunggu usianya genap 17 tahun,” jelasnya.

Soleh menjelaskan, saat ini blangko KTP-el di DKPS Kota Cilegon masih tersedia sekitar 1.500 keping. Jumlah tersebut dinilai masih mencukupi hingga Desember 2018. “Target selama 2018 hanya 3.000 yang melakukan perekaman, dan saat ini sudah hampir 3 ribuan, artinya sisa blangko yang masih 1.500 itu masih mencukupi,” tuturnya.

Salah satu siswa MAN 1 Kota Cilegon, Dicki Wahyudi mengaku sangat senang dengan adanya program DKPS Road to School itu. Menurut siswa Kelas XII Mipa 2 ini, dengan adanya program tersebut siswa bisa lebih mudah memiliki kartu identitas kependudukan.


Dicki mengaku berusia 17 tahun pada 9 September lalu. Dia sudah berencana untuk membuat KTP-el ke kantor DKCS Kota Cilegon atau kecamatan. Namun, karena waktu yang tidak mencukupi membuatnya tak kunjung merealisasikan niatnya itu. “Sekolah kan sampai jam 3 sore, kalau ada eskul bisa sampai jam setengah enam,” tuturnya.

Siswa lainnya, Arya Wilmansyah mengatakan hal senada dengan Dicki. Menurutnya, program itu sangat bagus karena mempermudah dirinya membuat KTP. “Karena waktunya kan buat sekolah terus, jadi gak sempet bikinnya, kalau gini kan kita bisa sambil sekolah,” ujarnya.

Arya mengaku sudah mulai membutuhkan KTP-el. Bukan hanya karena dirinya sudah menjadi masyarakat yang telah memiliki hak suara pada Pemilu nanti, namun juga untuk keperluan pribadi lainnya, salah satunya membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). “Kalau bisa mah sering, jadi yang belum sekarang bisa nanti,” tuturnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook