Mulai Diminati Masyarakat, Permintaan Pasar Tinggi

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 05 November 2018 - 14:14:16 WIB   |  dibaca: 90 kali
Mulai Diminati Masyarakat, Permintaan Pasar Tinggi

BUDIDAYA : Warga Desa Mancak, Kecamatan Mancak sedang mempersiapkan bahan untuk budidaya jamur tiram berupa serbuk kayu, Minggu (4/11).

SERANG - Modal kecil untuk memulai usah tidak selamanya menjadi hambatan, karena ada aspek lain yang jauh lebih penting dalam usaha yaitu keinginan kuat dan keberanian untuk memulai.Bagi masyarakat yang tinggal di Desa Mancak, Kecamatan Mancak, budidaya jamur tiram sudah tidak menjadi kegiatan yang asing lagi.

Pasalnya, sebagian masyarakat di Desa Mancak sudah mulai menekuni usaha sayuran putih yang dikenal sebagai sumber vitamin D yang baik dan juga kaya akan serat tersebut. Tidak hanya itu, budidaya jamur tiram juga menjadi sumber ekonomi mereka.


Keberadaan budidaya jamur tiram di wilayah yang berada di bagian barat Kabupaten Serang itu tidak terlepas dari usaha kelompok pemuda yang tergabung dalam Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Harapan Baru. “Budidaya jamur tiram di sini (Mancak-red) dimulai pada 2012,” kata Didi Nurhandis, Ketua PKBM Harapan Baru Kecamatan Mancak, Minggu (4/11).


Awal-awal budidaya jamur tiram di Desa Mancak tidak menarik perhatian masyarakat, namun saat ini sudah ada delapan kelompok masyarakat dan juga perorangan yang sudah memulai usaha budidaya jamur tersebut. “Alhamdulillah usaha yang kami mulai tujuh tahun lalu sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di sini. Setidaknya bisa menutupi kebutuhan dapur mereka,” ujarnya.


Didi mengungkapkan, potensi usaha budidaya jamur tiram di wilayah Serang dan Cilegon masih terbuka, karena kebutuhan jamur tiram terus meningkat sementara suplai jamur masih banyak didatangkan dari luar Serang dan Cilegon. “Produksi jamur di tempat kami belum banyak, satu kelompok paling sekali panen baru bisa menghasilkan 25 sampai 30 kilogram,” tuturnya.


Pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan usaha budidaya jamur tersebut, salah satunya dengan memberikan pelatihan gratis kepada para pelajar dan masyarakat yang ingin memulai usaha budidaya jamur. “Ada yang dari luar Mancak yang belajar ke sini, setelah itu memulai budidaya dengan modal kecil-kecilan. Usaha itu yang penting mau memulai saja, dan tidak banyak mikir,” katanya.(TANJUNG)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook