Desa Cipinang Krisis Air Bersih

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Selasa, 06 November 2018 - 12:01:00 WIB   |  dibaca: 52 kali
Desa Cipinang Krisis Air Bersih

KERUH : Seorang warga Desa Cipinang, Kecamatan Angsana, memanfaatkan air empang yang keruh untuk mandi, cucui, kakus (MCK), Senin (5/11).

PANDEGLANG – Akibat kemarau yang cukup panjang, hingga saat ini beberapa desa di Kecamatan Angsana khususnya Desa Cipinang masih mengalami kesulitan atau krisis air bersih. Kesulitan air bersih ini juga dirasakan petani dan menyebabkan areal pesawahan tidak bisa ditanami padi.


Seperti dikatakan Ahmad Soleh, salah satu warga Kampung Cilampung, Desa Cipinang, Kecamatan Angsana, kekeringan yang dirasakan masyarakat desa sudah berlangsung lama. Air yang sangat dibutuhkan adalah air bersih terutama untuk dikonsumsi. Sementara untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus warga masih bisa mendapatkan air dari sungai-sungai yang masih berair walaupun warnanya keruh.


“Desa kami memang sedang mengalami kekeringan. Air untuk minum sulit didapat dan harus beli. Kalau untuk mandi dan mencuci masih bisa pergi ke sungai yang masih ada airnya. Kondisi air sungai tidak bisa diminum karena keruh,” kata Soleh, kemarin.


Dikatakan Soleh, untuk dapat air bersih untuk dikonsumsi, ia dan warga lain harus berjalan belasan kilometer. “Dulu pernah ada bantuan air bersih dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui BPBD, tapi itu tiga bulan yang lalau, sedangkan sekarang air bantuan sudah habis,” tandasnya.


Kepala Desa Cipinang Mukra yang akrab di panggil Jaro Abang, membenarkan bahwa di desanya tengah krisis air bersih. ”Betul di Desa Cipinang saat ini kesulitan air bersih. Bukan hanya di satu kampung saja melainkan di beberapa kampung, yakni Kampung Sadang, Kadongdong, Cilampung, dan Bojongkoneng,” tuturnya.


Masih kata Mukra, pihaknya sangat mengharapkan adanya bantuan air bersih dari pemerintah. ”Kami sangat berharap pemerintah mengirimkan bantuan air bersih berapapun jumlahnya yang penting bisa buat bantu masyarakat untuk konsumsi,” pungkasnya. (muhaemin)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook