Untirta gelar Lomba Storytelling

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Selasa, 06 November 2018 - 14:57:31 WIB   |  dibaca: 296 kali
Untirta gelar Lomba Storytelling

LOMBA : Salah seorang peserta sedang bercerita dengan menggunakan Bahasa Inggris dalam lomba Storytelling.

SERANG – Untuk meningkatkan minat pelajar pada tingkat SMA dan SMK di Provinsi Banten, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris FKIP Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar Storytelling di lantai II Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Banten, Senin (5/11).

Dinda Rahmah salah seorang panitia lomba mengatakan, kegiatan Storytelling tingkat Provinsi Banten ini diikuti oleh 29 pelajar dari 21 sekolah se-Banten. “Kuota peserta sebenarnya 35 orang, namun karena yang daftar hanya 29 orang maka kegiatan tetap dilanjutkan,” kata Dinda kepada Banten Raya.

Ia mengaku, kegiatan Storytelling ini merupakan rangkaian dari salah satu program (HMJ) Bahasa Inggris yaitu Esa Festival 2018 yang berlangsung dari Tanggal 3 sampai dengan 16 November mendatang.“Peserta yang ikut Storytelling akan memperebutkan juara I, II dan III dengan hadiah berupa uang tunai, voucher dan piagam,” ungkapnya.

Adapun untuk kreteria penilaian sendiri, lanjut Dinda, diantaranya adalah kelancaran peserta dalam membawakan cerita dalam bahasa inggris, pelafalan bahasa Jnggris, pemahaman terhadap jalan cerita dan penguasaan panggung.“Agar penilaian objektif, kami melibatkan dua dosen Bahasa Inggris yaitu Ibu Ika Handayani dan Bapak David Wahyu Utomo sebagai dewan juri,” ujarnya.

Masih kata Dinda, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kreativitas peserta, dan melakukan sosialisasi bahwa belajar Bahasa Inggris lebih mudah dan menyenangkan. “Jangan takut untuk belajar Bahasa Inggris,” tegasnya.

Di lokasi yang sama, Sekretaris Esa Festival 2018 Eneng Siti Muniati mengatakan, Esa Festival 2018 merupakan agenda rutin HMJ Bahasa Inggris, dan juga menjadi rangkaian dalam memperingati hari jadi Jurusan Bahasa Inggris FKIP Untirta.“Kami ingin mewadahi pelajar di Banten untuk tertarik belajar Bahasa Inggris. Adapun persiapan untuk Esa Festival 2018 sendiri kami lakukan hampir dua bulan lamanya,” tutupnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook