Truk Trailer Nyaris Masuk Jurang

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 07 November 2018 - 11:50:18 WIB   |  dibaca: 44 kali
Truk Trailer Nyaris Masuk Jurang

NYARIS TERJUN: Kecelakaan truk trailer di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon kilometer 9, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Selasa (6/11).

CILEGON - Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Kilometer (Km) 9, Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon, tepatnya di Lingkungan Lebak Kelapa, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Selasa (6/11) pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Truk trailer dikemudikan Herdian, warga Leuwiliang, Kabupaten Bogor, tak kuat menanjak dan mundur hingga posisi kendaraan truk trailer dengan nomor polisi B 9845 KO melintang di jalan.


Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, namun kecelakaan itu menyebabkan jalan menuju Ciwandan ditutup. Kendaraan dari arah Cilegon menuju Ciwandan diarahkan ke jalan sebaliknya. Kondisi itu membuat kemacetan panjang.

Salah satu warga Lingkungan Lebak Kelapa, Sumiyah mengatakan, truk trailer tak kuat menanjak. Truk yang akan melaju ke arah Ciwandan tersebut rodanya selip saat menanjak, sehingga mundur dan bodi truk menutupi badan jalan. “Untung tidak nyemplung ke jurang, sedikit lagi truk masuk jurang,” kata Sumiyah ditemui di rumahnya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Menurut Sumiyah, di lokasi tersebut memang sangat sering terjadi kecelakaan. Penyebabnya tidak lain adalah truk yang tak kuat menanjak. Bahkan, pada tahun lalu juga sampai ada yang masuk ke jurang. “Sering sekali kecelakaan di sini (Tanjakan Lebak Kelapa -red), setahu saya yang meninggal itu satu pengendara yang terlindas truk rem blong beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Unit Laka Lantas pada Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cilegon, Iptu Harlen Tampubolon mengatakan, di titik tersebut memang sering terjadi kecelakaan. Dulu, seringnya kecelakaan akibat kendaraan yang menyeberang secara mendadak di perempatan. “Saat ini perempatan sudah ditutup, tapi di sekitar situ ada cecera kerikil yang membuat roda ban truk selip,” jelasnya.

Pihaknya sudah meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon untuk memasang rambu peringatan sebelum tanjakan Lebak Kelapa. Namun, sampai saat ini belum terpasang rambu peringatan tersebut. “Kami sudah koordinasi dengan Dishub untuk memasang rambu peringatan agar pengendara menggunakan gigi rendah saat menanjak. Kalau perempatan saat ini sudah ditutup, jadi mau ke arah Mancak harus mutar balik dulu setelah turunan itu,” lanjunya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon Hilmi Firdaus mengatakan, saat ini kondisi jalan di JLS secara umum dalam kondisi baik, termasuk di sekitar tanjakan Lebak Kelapa. Terkait ketinggian tanjakan, menurutnya juga sudah sesuai dengan aturan kemiringan jalan. “Di sisinya nantinya juga akan dipasang girder, agar tidak ada kendaraan masuk ke jurang,” ujarnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook