Ibu-ibu Belajar Pencegahan Dini Kebakaran

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 07 November 2018 - 11:52:52 WIB   |  dibaca: 35 kali
Ibu-ibu Belajar Pencegahan Dini Kebakaran

PAPARAN : Sejumlah ibu-ibu KCM tengah diberikan materi untuk mengantisipasi kebakaran dari kompor gas, kemarin.

CILEGON – Sejumlah ibu-ibu yang tergabung dalam Kader Cilegon Mandiri (KCM) di Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon diajari  soal pencegahan dini potensi kebakaran dalam acara Satuan Relawan Kebakaran (Satlakar) dan Bala Bantuan Kebakaran (Balakar) di Aula Kelurahan, Selasa (6/11).

Pencegahan secara dini dapat meminimalisasi kebakaran lebih besar yang mengakibatkan kereugian materi dan korban jiwa.Seklur Ciwedus, Suherman mengatakan, aktifitas keseharian ibu-ibu selalu bergelut dengan api, terutama saat memasak, sehingga dengan mengetahui teknik dan metode pemadaman, baik menggunakan alat tradisional atau modern, maka pencegahan kebakaran akan bisa dilakukan.

“Yang paling sulit ini kan soal ibu-ibu itu sering panik saat ada kebakaran. Kami harap dengan adanya pelatihan ini, maka ibu-ibu bisa mencegah sejak api masih kecil,” katanya kepada Banten Raya.


Selain ibu-ibu, ucap Suherman, sejumlah satuan pelindung masyarakat (Satlinmas) Kelurahan Ciwedus juga diberikan pemahaman pencegahan kebakaran. Harapannya, anggota Satlinmas bisa lebih tanggap terhadap potensi kebarakan dan bisa mencegah dengan cepat. “Kami harap Satlinmas juga bisa melakukan pencegahan dan mengetahui potensi-potensi yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran, sehingga antisipasinya cepat,” ucapnya.


Sementara itu, Lurah Ciwedus, Ana Maaulana mengungkapkan, bencana kebakaran adalah bencana yang tidak bisa diprediksi oleh warga, namun bencana tersebut bisa dilakukan pencegahan dan antisipasi yang tepat.

Dengan adanya pelatihan tersebut diharapkan warga memiliki pemahaman dan bisa menggunakan peralatan sederhana untuk melakukan pemadaman api sebelum membesar. “Ini untuk menghindari kerugian yang lebih besar dan korban jiwa saat kebakaran terjadi. Untuk itu pengetahuan saat terjadi kebakaran dan penyelamatannya harus dipahami, terutama ibu-ibu yang sehari-harinya memasak,” ungkapnya.


Camat Cilegon, Idad Zaldad mengaku, mengapresiasi kegiatan pelatihan Satlakar dan Balakar yang dilaksanakan Pemerintah Kelurahan Ciwedus. Sebab, kegiatan pelatihan tersebut sangat penting untuk warga, sehingga warga mampu waspada dengan kebakaran.

“Kebakaran ini adalah bencana yang paling berdampak untuk orang lain, karena sampah rumah bisa terbakar dan efeknya juga bisa menjalar ke lainnya. Kami harap warga paham dan meningkatkan kewaspadaan,” terangnya. (uri)    

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook