BPN Percepat Batas Penyerahan Berkas PTSL

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 07 November 2018 - 12:12:22 WIB   |  dibaca: 54 kali
BPN Percepat Batas Penyerahan Berkas PTSL

DISOSIALISASIKAN : Kepala Kantor Wilayah BPN Banten, Andi Tanri Abeng didampingi Kepala BPN Pandeglang, Teguh Weiyana memberikan materi dalam acara sosialisasi Reforma Agraria di salah satu hotel di Pandeglang, Selasa (6/11).

PANDEGLANG - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten mengingatkan masyarakat Kabupaten Pandeglang yang mendapat Program Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk menyelesaikan berkas persyaratan yang belum lengkap. BPN menekankan batas akhir penyerahan berkas PTSL harus sudah selesai akhir November.

Kepala Kantor Wilayah BPN Banten Andi Tanri Abeng mengimbau pemilik lahan yang sudah terdaftar sebagai peserta PTSL untuk segera menyerahkan berkas kelengkapan lahannya agar bisa diterbitkan sertifikat. "Ya, harus sudah diserahkan.

Dari total kuota 400 ribu sertifikat PTSL yang harus diterbitkan tahun 2018, baru 70 persen yang sudah melengkapi berkas dan siap diterbitkan sertifikat," kata Abeng, ditemui usai acara Sosialisasi Reforma Agraria di salah satu hotel di Pandeglang, Selasa (6/11).


Menurutnya, penyerahan berkas PTSL selesai akhir November. Dengan begitu kata dia, BPN masih mempunyai waktu untuk memproses program PTSL tersebut hingga selesai sesuai dengan target yang sudah ditentukan. "Batas kerja untuk pengumuman sekitar 14 hari. Jadi wajar apabila ditentukan batas penyerahannya akhir November agar kami punya waktu untuk pengumuman dan sebagainya," terangnya.


Kepala BPN Pandeglang Teguh Weiyana menyebutkan sudah memberikan toleransi batas akhir penyerahan berkas program PTSL. Namun karena pemilik lahan kurang responsif, penyerahan PTSL diundur hingga akhir November. "Masyarakat harus segera menyerahkan kelengkapan berkasnya, karena waktunya sudah kami undur-undur sejak September. Bukan apa-apa, mempercepat yuridis itu kan supaya kita bisa bekerja untuk memproses, sedangkan waktu semakin terbatas," harapnya.


Jika sampai batas waktu yang ditentukan pemilik lahan tidak juga menyerahkan kelengkapan berkas, kata Teguh, pemilik lahan tidak akan mendapat sertifikat PTSL. "Jika sampai batas akhir tidak dilengkapi, maka pemilik lahan tidak akan mendapat sertifikat. Tetapi bisa didaftarkan kembali tahun depan dengan membayar biaya Rp 50.000 karena sudah diukur tinggal melengkapi saja," katanya.


Teguh menjelaskan, adapun progres di Pandeglang dari kuota 50 ribu sertifikat PTSL, saat ini sudah 22 ribu bidang tanah yang tersertifikasi. Sisanya masih tergolong klaster III yang perlu melengkapi berkas supaya bisa dikategorikan klaster I sebagai penerima sertifikat PTSL. "Yang sudah selesai nanti akan dibagikan secara serentak, meski beberapa di antaranya ada yang sudah dibagikan dengan tujuan memancing minat masyarakat mendaftar," jelasnya. (yanadi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook