Tunas Sahabat Tantang Simpati di Semifinal

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Rabu, 07 November 2018 - 12:23:48 WIB   |  dibaca: 79 kali
Tunas Sahabat Tantang  Simpati di Semifinal

BEREBUT BOLA : Gelandang Tunas Rajawali (kaos hijau) berebut bola dengan gelandang Tunas Sahabat saat babak 8 besar di lapangan Simpati, kemarin.

CILEGON – Tim Tunas Sahabat berhasil meraih tiket babak semifinal Turnamen Sepakbola Piala Camat Purwakarta, kemarin. Di laga 8 besar Tunas Sahabat berhasil mengandaskan perlawanan Tunas Rajawali dengan skor tipis 3-2 di lapangan Simpati, Kota Cilegon. Di babak semifinal, Tunas Sahabat akan menghadapi juara bertahan Simpati.


Untuk pertandingan 8 besar hari ini, tim kuat Panser akan berhadapan melawan Jaya Sakti. Laga ini diprediksi ketat sebab materi pemain kedua tim dihuni atlet yang berkualitas serta kenyang asam garam sepakbola.  


Ditemui usai laga Manajer Tunas Sahabat Maman Faelani didampingi pelatih Hanafi bergembira timnya bisa lolos ke babak semifinal. Kemenangan ini dipersembahkan untuk pendukung timnya yang selalu mendampingi saat bertanding. “Target awal kami lolos semifinal tercapai. Kini kami merancang jalan untuk bisa tampil di babak final. Di babak 8 besar lawan juga merepotkan kami,” kata Maman.


Persiapan untuk menghadapi Simpati, ia akan menerapkan strategi baru untuk membendung serangan sang juara tahun lalu. Dalam laga nantinya tidak akan membiarkan pemain Simpati bergerak bebas untuk memberikan tekanan di daerah pertahananya. “Kami tidak gentar bertemu melawan Simpati. Kendati mereka juara tahun lalu kami siap untuk bertarung guna memperebutkan tiket final turnamen ini,” tegas dia.


Kendala yang dihadapi pihaknya jelang laga semifinal yakni akumulasi kartu dan kelelahan pemain. Menurut catatan pihaknya ada beberapa pemain yang harus absen lantaran akumulasi kartu. Selain itu kondisi beberapa pemain juga kurang fit akibat cedera. “Kami berharap dengan jeda waktu selama 3 hari sebelum semifinal pemain kami sembuh dari cedera dan fit bermain di babak semifinal,” ungkapnya.


Dalam kesempatan ini ia juga berharap wasit memimpin pertandingan dengan adil. Ia berharap pengadil lapangan ini tidak mudah mengeluarkan kartu kuning. “Pemain andalan kami terkena kartu kuning. Saya harap wasit lebih jeli lagi dan memberikan peringatan terlebih dahulu,” tutupnya. (wisnu)    
   

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook