Lurah Ramanuju Hanya Diperingati

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 09 November 2018 - 12:38:36 WIB   |  dibaca: 66 kali
Lurah Ramanuju Hanya Diperingati

BERBINCANG : Ketua Bawaslu Kota Cilegon, Siswandi (kiri) tengah berbincang dengan Kepala Divisi Organisasi SDM Data Informasi, Dedi Muttaqin di ruang kerja ketua, Kamis (8/11).

CILEGON – Bawaslu Kota Cilegon hanya memberikan peringatan kepada Lurah Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Amin Hidayat atas dugaan keterlibatan sebagai ASN pada pembekalan caleg Partai Golkar Cilegon, beberapa waktu lalu.Amin direkomendasikan untuk dibina oleh atasannya sebagai ASN, Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi.


Ketua Bawaslu Kota Cilegon, Siswandi menyatakan, rapat pleno putusan terhadap Amin digelar pada Rabu (7/11) kemarin. “Kami melihatnya hanya berpotensi terlibat politik. Sebab, ia berada di luar gedung acara pembekalan. Amin kami rekomendasikan kepada Plt untuk dibina,” katanya kepada Banten Raya, Kamis (8/11).

Siswandi menjelaskan, bawaslu menilai, tidak ada keterlibatan Amin dalam pembekalan caleg tersebut, maka tidak ada rekomendasi tindak pidana kepada sentra gabungan hukum terpadu. “Kami hanya rekomendasi kepada Plt saja. Tidak ada unsur pidana yang diputuskan,” jelasnya.


Sementara itu, Staf Bawaslu Kota Cilegon, Hamzah mengungkapkan, surat rekomendasi langsung diberikan kepada Amin, dan pihak-pihak terkait lainnya, seperti Plt Walikota Cilegon, Asisten Daerah (Asda) I Kota Cilegon dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon. “Tadi pukul 11.00 langsung kami berikan ke kelurahan, termasuk juga Plt, kami berikan kepada stafnya. Semuanya sudah diberikan (disampaikan_red),” ungkapnya.


Kepala Divisi Organisasi SDM Data dan Informasi Bawaslu Kota Cilegon, Dedi Muttaqin mengungkapkan, rekomendasi bawaslu yang diberikan tersebut harus dilaksanakan oleh Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi sebagai atasan Amin.

Bahkan, kata Dedi, Edi juga harus memberikan jawaban atas surat bawaslu jika sudah melaksanakan sebagai bentuk bukti. “Waktunya kami tidak tentukan kapan, namun kami harap segera harus dilaksanakan oleh Plt, nanti jika sudah harus berikan tembusan kepada kami,” ungkapnya.


Dedi berpesan, kasus yang menimpa Amin harus menjadi catatan dan pelajaran bagi ASN lainnya di Kota Cilegon. Sebagai ASN sebaiknya menjalankan tupoksinya sesuai dengan aturan, jangan melibatkan diri dalam politik. “Kami minta ASN melakukan tugasnya sesuai tupoksi. Sebab, jika ikut dalam politik maka akan ada konsekuensi hukum yang diterima,” tutupnya. (uri)      

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook