Warga Keluhkan Eksplorasi Tambang Emas CSD

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 09 November 2018 - 13:25:56 WIB   |  dibaca: 130 kali
Warga Keluhkan Eksplorasi Tambang Emas CSD

DIKELUHKAN : Sejumlah pekerja tengah beraktivitas melakukan kegiatan eksplorasi tambang emas di Desa Cikalong, Kecamatan Cibitung, kemarin.

CIBITUNG - Aktivitas eksplorasi tambang emas yang dilakukan PT Cibaliung Sumber Daya (CSD) di Kampung Rancasadang, Desa Cikalong, Kecamatan Cibitung, dikeluhkan warga setempat. Warga khawatir pengeboran emas yang menghasilkan lumpur dan gas tersebut berdampak terhadap lingkungan.

Dihubungi melalui teleponnya, Arif Wahyudin, warga Desa Cikalong mengeluhkan kegiatan eksplorasi tambang emas di desanya. "Kami sangat mengeluh, takut pengeboran emas itu membuat desa kami terkena dampaknya," kata Arif, Kamis (8/11).


Arif meminta Pemkab Pandeglang untuk menyikapi persoalan eksplorasi tambang emas yang terjadi secara arif dan bijaksana. Pemkab diharapkan dapat mengambil langkah persuasif guna keamanan dan kenyamanan warga setempat. "Pemkab harus memastikan eksplorasi itu tidak berdampak terhadap lingkungan. Selain itu apakah sudah ada izinnya atau belum," harapnya.


Staf Bagian Coorporate Social Responsibility (CSR) PT CSD, Cecep mengklaim kegiatan eksplorasi tambang emas yang dilakukan perusahannya sudah mendapat izin dari desa dan pemerintah setempat, lantaran kegiatan itu dikelola oleh pihak kedua. "Maaf kalau soal itu tanyakan saja langsung ke kepala desa dan CSD juga langsung sub kontraktor ke PT Giomin," katanya.


Cecep menjelaskan bahwa pengeboran emas tersebut dilakukan untuk mencari potensi tambang emas baru. Saat ini produksi emas yang dihasilkan perusahannya sedang mengalami penurunan, setelah ambruknya galian tanah beberapa bulan lalu yang menewaskan satu korban jiwa. "Tujuannya untuk mencari cadangan emas. Untuk sementara produksi kita semenjak ambruk setelah lebaran tidak menghasilkan," ujarnya.


Sementara itu, Kasi Pemanfaatan Ruang DPUPR Pandeglang, Roni Boy Kurniawan mengatakan sudah mendapat laporan adanya eksplorasi tambang emas yang dilakukan PT CSD. Hingga saat ini dinasnya belum menerima permohonan proses izin pengeboran emas tersebut dari pihak perusahaan. "Memang laporannya sudah masuk ke kita. Tapi kami juga baru tahu. Sama sekali belum ada permohonan izin ke kita," imbuhnya.


Meski begitu, Roni akan mengecek ke lapangan memastikan eksplorasi tersebut sudah berizin atau tidak. Pemkab hanya akan memberikan rekomendasi karena yang berwenang memberikan izin itu Provinsi Banten. "Sebetulnya kalau kita hanya memberikan izin tata ruangnya saja.

Kalau misalnya tambang itu sudah sesuai tata ruang akan kita sampaikan ke provinsi. Kita sifatnya hanya koordinasi, nanti yang memberikan izin itu langsung dari provinsi," terangnya. Sementara itu, Camat Cibitung, Hadi Patoni belum bisa dimintai komentarnya mengenai eksplorasi tambang emas itu. Saat dihubungi melalui teleponnya dalam keadaan tidak aktif. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook