Siang Tanpa Listrik, Tak Punya Tenaga Kesehatan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 09 November 2018 - 13:57:38 WIB   |  dibaca: 51 kali
Siang Tanpa Listrik, Tak Punya Tenaga Kesehatan

CEK KESEHATAN : Dirpolair Polda Banten Kombes Nunung meninjau lokasi pemeriksaan kesehatan ratusan warga Pulo Panjang, Kabupaten Serang, Kamis (8/11).

SERANG- Masyarakat pesisir di Pulo Panjang, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang mencurahkan isi hatinya (curhat) ke jajaran Ditrektorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Banten saat kegiatan sambang nusa masyarakat pesisir Pulo Panjang, Kamis (8/11). Warga merasa tersisihkan dan kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Plt Kepala Desa (Kades) Pulo Panjang Wahyu Setiawan mengatakan bahwa Pulo Panjang merupakan pulau yang memiliki jumlah penduduk cukup banyak. Berdasarkan data, ada sekitar 3,500 jiwa dari 1.000 kepala keluarga (KK) yang tinggal di sana.
 

"Dari jumlah itu, 80 persen masyarakat di sini merupakan nelayan dan sisanya petani, karyawan dan pengusaha," katanya kepada Dir Polair Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifuddin saat kegiatan sambang nusa masyarakat pesisir Pulo Panjang.

Wahyu menambahakan, meski Pulo Panjang memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak, perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat kurang diperhatikan. "Sampai saat ini masyarakat Pulo Panjang tidak pernah menikmati listrik di siang hari. Listrik hanya dapat dinikmati malam hari, itu pun menggunakan diesel. Padahal dua kilometer dari sini berdiri PLTU, pemasok listrik Jawa Bali," tambahnya.


Selain persoalan listrik, warga Pulo Panjang juga membutuhkan tenaga kesehatan. Karena setiap masyarakat yang sakit harus menyeberangi lautan lebih dahulu."Desa tidak memiliki tenaga kesehatan yang bertugas 24 jam. Yang sakit, bahkan persalinan saja harus keluar pulau. Orang sakit harus berdesak-desakan di kapal dan berangkatnya juga tidak bisa buru-buru, karena keberangkatan kapal ada waktunya. Belum lagi terhambat kondisi cuaca," tambahnya.


Wahyu berharap dengan kegiatan sambang nusa itu Ditpolair dapat membantu masyarakat di sana, terutama kebutuhan kapal ambulan untuk kepentingan orang-orang sakit yang butuh pengobatan."Kita di sini membutuhkan bantuan pemerintah, baik soal listrik, dan ambulan kapal. Mudah-mudahan polair bisa ikut membantu," harapnya.


Dir Polair Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifuddin mengaku siap membantu kebutuhan masyarakat di Pulo Panjang. Bahkan kapal patroli Polair bisa digunakan untuk membawa masyarakat yang sedang sakit."Saya sudah menelpon Ketua DPRD Kabupaten Serang, kades sudah diperintahkan mengahadap ke ketua DPRD, soal listrik ini. Kalau untuk ambulan kapal, di Pelabuhan Grenyang (Bojonegara) ada kapal patroli kita, itu bisa digunakan untuk membawa orang sakit," katanya.


Dalam kegiatan itu, selain mendengarkan curhat masyarakat, jajaran Dit Polair juga melaksanakan bakti sosial berupa pengobatan gratis, pemberian bibit tanaman, pemberian sembako untuk fakir miskin, dan pembangunan tempat ibadah. "Sambang nusa ini merupakan agenda tahunan dari Direktorat Polair sebagai kepedulian kepada masyarakat serta sinergitas dengan TNI dan instansi terkait," ujarnya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook