RAPBD 2019 Dinilai Sejalan RPJMD

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 09 November 2018 - 14:50:02 WIB   |  dibaca: 85 kali
RAPBD 2019 Dinilai Sejalan RPJMD

PARIPURNA : Juru bicara fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Serang Mansur Barmawi membacakan pemandangan umum terkait raperda APBD tahun anggaran 2019, Kamis (8/11).

SERANG – DPRD Kabupaten Serang menggelar rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan peraturan daerah (raperda) tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2019. Dalam rapat paripurna itu, fraksi-fraksi DPRD menilai adanya ketimpangan antara belanja pegawai atau belanja langsung dengan belanja modal atau belanja tidak langsung.


Juru bicara fraksi-fraksi DPRD Mansur Barmawi mengatakan, perlu adanya evaluasi kembali terhadap kebijakan belanja daerah karena struktur pada rancangan APBD 2019 terlihat adanya ketimpangan.  “Kita lihat pada belanja pegawai dengan alokasi belanja barang dan jasa masih ada ketimpangan. Kita juga mendorong untuk belanja modal bisa di atas 30 persen,” kata Mansur, Kamis (8/11).


Namun demikian, setelah pihaknya melakukan pencermatan terhadap nota keuangan RAPBD tahun anggaran 2019 yang disampaikan Bupati Serang Rt Tatu Chasanah, bahwa RAPDB tahun 2019 sudah on the track sesuai dengan visi-misi rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2016-2021. “Kami memberi apresiasi atas upaya yang akan dilakukan pemda dalam mencapai PAD (pendapatan asli daerah),” ujarnya.


Ia menjelaskan, APBD merupakan instrumen yang akan menjamin terciptanya displin dalam proses pengambilan keputusan terkait dengan kebijakan pendapatan umum maupun belanja daerah, maka dalam penyusunannya harus diatur berlandaskan administratif. “Saya meyakini APBD 2019 masih dapat terus ditingkatkan karena masih banyak sumber pendapatan yang belum diintegrasikan, kami memerlukan penjelasan terkait hal ini,” tuturnya.


Politisi PKS itu mendorong agar APBD 2019 mengacu pada peraturan menteri dalam negeri dimana APBD harus mendukung lima prioritas pembangunan nasional, seperti pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar, pengurangan kesenjangan antar wilayah melalui konektivitas dan kemaritiman, peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian dan jasa produktif.


“Kemudian yang menjadi prioritas lain yaitu pemantapan ketahanan energi pangan dan SDA (sumber daya alam) melalui kelestarian lingkungan, dan stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu 2019. Kami mendorong RAPBD disusun mengacu pada prioritas pembangunan nasional tersebut,” paparnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook