60 Mortir Aktif Dijual ke Rongsokan

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 09 November 2018 - 15:46:44 WIB   |  dibaca: 87 kali
60 Mortir Aktif Dijual ke Rongsokan

MASIH MISTERIUS : Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya (PMJ) mengevakuasi puluhan mortir di lapak rongsokan milik Dafir, Kamis (8/11).

KOTA TANGERANG - Satuan gegana Brimob Polda Metro Jaya (PMJ) melakukan evakuasi puluhan mortir aktif dari dalam lapak rongsokan milik Dafir (37), warga jalan jalan KH Ahmad Dahlan RT 05 RW 10, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Satuan gegana Brimob bergerak ke lapak rongsokan itu usai mendapat laporan warga yang dihebohkan dengan temuan 60 mortir dengan panjang 30 sentimeter, dengan diameter 6 sentimeter, dan berat total keseluruhan 220 kilogram.


Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Dedy Supriadi  menyatakan, mortir itu dijual oleh dua orang lelaki tak dikenal dengan mengunakan mobil bak terbuka dengan nomor polisi (nopol) yang belum diketahui pada Selasa (6/11), sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, saat itu, Dafir (37), pemilik lapak rongsokan tidak mengetahui bahwa benda yang berada di dalam karung itu adalah mortir. “Yang dia tahu, benda itu adalah besi biasa,” kata Dedy kepada wartawan, Kamis (8/11).


Menurut Dedy, Berdasarkan keterangan Dafir, dua penjual benda  yang dibungkus empat karung itu mengaku menemukan barang itu dari galian di wilayah Citra Raya, Kecamatan Cikupa. Kemudian mereka meminta benda itu dibeli dengan harga Rp 4.600 per kilogram. Setelah menerima uang pembayaran, kedua lelaki meninggalkan lapak rongsok menuju arah Kecamatan Cikupa. "Ciri-ciri penjual. Yang satu perawakan kecil, usia antara 30-35 tahun, berpenampilan mirip tukang bangunan. Yang satu lagi, perawakan sedang, usia antara 35-40 tahun," ujarnya.


Pemilik lapak rongsok, kata Dedy, baru mengetahui benda itu mortir saat dirinya membuka karung pada Rabu (7/11) malam. Mengetahui bahwa itu mortir, pemilik lapak rongsokan langsung melaporkan ke Ketua RT setempat yang dilanjutkan melapor ke Polsek Cipondoh.

Setelah mendapatkan laporan, Polsek Cipondok menghubungi tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya. “Dari pemeriksaan tim gegana bahwa 60 mortir itu aktif dan dalam kondisi berkarat. Bahkan tim gegana juga menemukan 3 proyektif peluru aktif didalam karung itu," jelasnya Dedi.Dedy menambahkan, saat ini pihaknya sedang memburu kedua penjual mortir itu untuk diminta keterangan. “Untuk mengetahui dari mana asal mortir itu, kami sedang mencari kedua penjual,” katanya.


Sementara itu, Dafir pemilik lapak rongsokan mengaku tidak mengetahui kedua penjual yang datang ke lapaknya. Da juga mengaku tidak curiga kepada kedua penjual itu, karena ia sering menerima orang yang tidak dikenal menjual barang rongsokan ke lapaknya. “Saya sudah biasa menerima orang yang tidak dikenal untuk menjual barang rongsokan. Mangkanya, saat kedua orang itu datang untuk menjual besi, saya percaya saja. Tidak tahu itu mortir,” singkatnya. (mg-imron)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook