Warga Citangkil Deklarasi BABS

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 14 November 2018 - 11:11:13 WIB   |  dibaca: 138 kali
Warga Citangkil Deklarasi BABS

Lurah Citangkil, Tb Edi Purnama (kedua dari kanan) memimpin pembacaan deklarasi bebas BABS di Aula Kelurahan, kemarin.

CILEGON – Warga Kelurahan/Kecamatan Citangkil melakukan deklarasi bebas terhadap Buang Air Besar Sembarangan (BABS), di Aula Kelurahan Citangkil, Selasa (13/11). Deklarasi tersebut diharapkan bisa meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) warga.

Sekmat Citangkil, Entik Atikoh menyatakan, masih ada sekitar 6 kepala keluarga (KK) atau rumah tangga yang belum memiliki toilet, sehingga saat buang air terpaksa harus di luar. Dengan adanya deklarasi tersebut diharapkan bisa mendrong pemerintah juga untuk memfasilitasi pembangunan toilet untuk keluarga tersebut. “Jumlahnya sedikit, sekarang hanya 6 keluarga saja yang tidak punya toilet. Hal ini tentu akan kami dorong untuk bisa direalisasikan,” katanya kepada Banten Raya, Selasa (13/11).


Entik menjelaskan, dengan adanya deklasai bebas BABS tersebut, warga bisa semakin sadar untuk meningkatkan pola hidup sehat. Buang air sembarangan bisa menyebarkan penyakit terhadap orang lain. “Kami harap program ini bisa meningkatkan kesadaran warga soal buang air,” jelasnya.


Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Evlyn Yolanda dalam sambutanya menyatakan, perilaku membuang air besar sangat berpengaruh terhdap kesehatan manusia. Sebab, kotoran manusia bisa menimbulkan penyakit.

“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kelurahan Citangkil ini. Ini bisa mengurangi adanya pencemaran penyakit baik melalui udara dan binatang seperti lalat, karena banyaknya kotoran manusia,” pungkasnya.


Lurah Citangkil, Tb Edi Purnama mengungkapkan, setelah adanya deklarasi warga diharapkan melakukan pemantauan secara bersama, sehingga saat ada warga yang ingin babs bisa ditegur. Sebab, efeik babs bukan saja merugukan kesehatan secara pribadi, namun seluruh warga akan terdampak.“Kami harap bukan selesai saat deklarasi saja, kader dan lainnya diharapkan melakukan pemantauan bersama prilaku warga yang masih babs,” ungkapnya. (uri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook