PKL Akan Jalani Sidang Tipiring

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 14 November 2018 - 11:23:38 WIB   |  dibaca: 17482 kali
PKL Akan Jalani Sidang Tipiring

DIAMANKAN : Jajaran Satpol PP menertibkan lapak PKL di kawasan Alun-alun Pandeglang, Selasa (13/11).

PANDEGLANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pandeglang segera menggelar sidang tindak pidana ringan (tipiring) terhadap beberapa pemilik lapak pedagang kaki lima (PKL) di Pengadilan Negeri (PN) Pandeglang. Tindakan tersebut dilakukan setelah petugas penegak perda menertibkan PKL di kawasan perkotaan Pandeglang, Selasa (13/11). Hasilnya, petugas mengamankan beberapa lapak PKL yang membandel.


Kepala Satpol PP Pandeglang, Dadan Saladin menegaskan hasil razia itu jajarannya berhasil mengamankan pemilik lapak PKL yang mangkal di Alun-alun Pandeglang. Rencananya dalam waktu dekat mereka akan menjalani sidang tipiring karena sebelumnya sudah diberikan imbauan hingga teguran. "Awalnya kan kita berikan peringatan, tapi tetap saja masih mangkal. Terpaksa kita angkut, dan alat buktinya nanti akan kita sidangkan di pengadilan," tegas Dadan.


Sidang tersebut dilakukan, kata Dadan, untuk memberikan efek jera para PKL yang membandel. Dia berjanji akan menindak tegas para PKL yang berjualan di bahu jalan maupun trotoar di kawasan perkotaan Pandeglang. "Sidang tipiring ini sesuai dengan K3 (Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban) dimana sudah dijelaskan bahwa setiap orang dilarang untuk berjualan di trotoar, badan jalan maupun taman umum. Terkecuali pada tempat-tempat yang khusus disediakan bagi pedagang untuk berjualan," katanya.


Dia menjelaskan, setiap harinya selalu menempatkan petugas untuk melakukan pengawasan lapak-lapak PKL. Hasil pengawasan itu saat ini para pedagang sudah mulai menaati peraturan yang diterapkan jajarannya. "Setiap hari petugas kami berada di lapangan. Kami berharap para pedagang untuk patuh pada aturan," jelasnya.


Menurutnya, penertiban lapak PKL untuk memberikan teguran kepada para pedagang karena lahan yang mereka gunakan untuk berjualan sudah mengganggu pengguna jalan. “Penertiban itu teguran untuk PKL. Kami berharap kedepan tidak berjualan di jalanan, selain mengganggu masyarakat, sudah membuat wilayah perkotaan menjadi kumuh," terangnya.


Sekretaris Satpol PP Pandeglang, Rafatia Muhara Fitri menuturkan tidak segan-segan akan memberikan sanksi tegas bagi para PKL yang melanggar. Dalam perda sudah dicantumkan ancaman sanksi bagi pedagang.

Ada beberapa macam sanksi hukum yang dapat dikenakan bagi pedagang yang menggunakan trotoar sebagai milik pribadi dan mengganggu pejalan kaki. "Dengan sanksi itu kami berharap pemilik PKL dapat dipatuhi," tuturnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook