GenBI Kembangkan Ekonomi Kreatif

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Sabtu, 17 November 2018 - 12:02:10 WIB   |  dibaca: 625 kali
GenBI Kembangkan Ekonomi Kreatif

TALKSHOW : Pembicara dan panitia foto bersama usai talkshow ekonomi kreatif di Aula Surosoan, kemarin.

SERANG - Ekonomi kreatif merupakan kemampuan atau ide untuk menjadikan suatu wujud nyata dan tidak terbatas. Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pariwisata (Sekdispar) Wadiya dalam acara Talkshow Energi Ekonomi Kreatif Banten yang diselenggarakan oleh Generasi Baru Indonesia (GenBI) Provinsi Banten di Aula Surosoan Gedung Bank Indonesia KPw Banten. Jum'at (16/11).


Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Banten Creative Festival 2018 yang mengusung empat tokoh ekonomi kreatif Banten, yakni pencipta alat musik dari barang bekas (Drum K-Art) Ade Wahyudi, Musisi Parahyeuna Fariz Alwan dan dosen ekonomi pembangunan Untirta, Sugeng Setiadi, serta Sekdispar, Wadiya.


Dalam acara tersebut, Wadia mengatakan bahwa kondisi ekonomi kreatif di Banten selain sudah mudah diakses, semangat pada masyarakat untuk membangun ruang usaha pun akan dikembangkan.

Upaya perencanaan yang dilakukan dinas pariwisata untuk pembangunan ekonomi kreatif juga sudah cukup memumpuni seperti halnya usaha makanan dan minuman, akomodasi, konsultan, spa, dan wisata."Kita sudah mempunyai strategi untuk memajukan pariwisata yakni dengan branding, adfertising, dan sailind. Kini sedang diciptakan 7 magnet pariwisata, ada Banten lama,  Anyer, Carita, Sawarna, Tanjung Lesung, Badui dan Festival Cisadane." tutur Wadiya.


"Kita juga sedang membuat kalender event yang didorong setiap tahun untuk tetap dilaksakan, agar menjadi event nasional dan dipasarkan oleh kementrian pariwisata," tambahnya.
Disisi lain, Fariz Alwan mengatakan komunitas mempunyai peranan besar untuk mendongkrak ekonomi kreatif di Banten khususnya dibidang musik. "Kita bermusik, besar atas nama komunitas," ujarnya.


Sementara itu, Deni Legawa Ketua Regional GenBI Banten berharap agar acara Banten Creative Festival ini tetap terus berlanjut setiap tahunnya. "Kita ingin masuk kalender tahunan Dinas Pariwisata agar lebih besar lagi, agar bisa berkolaborasi lagi. Bahkan menjadi roll model untuk festival kreatif yg ada dibanten bahkan Indonesia," ujarnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook