Anak Mudah Terpapar Konten Negatif

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 21 November 2018 - 11:22:39 WIB   |  dibaca: 196 kali
Anak Mudah Terpapar Konten Negatif

SEMINAR: Kepsek SDIT Irsyadul Ibad Isuti Rachman (kanan) berpose dengan tamu undangan dalam seminar parenting di di Hotel Horison Altama, Selasa (20/11).

PANDEGLANG - Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Irsyadul Ibad Pandeglang Isuti Rachman menyatakan, kondisi anak-anak di era digital saat ini sangat memprihatinkan. Menurutnya  sangat penting sinergitas dalam melakukan penerapan pola asuh dan pola didik anak antara guru dan orangtua.


"Era digital ini semua informasi dan semua percontohan perilaku seperti LGBT, napza, game online, dan perilaku menyimpang lainnya menyebar dengan cepat. Maka dari itu, kita selaku orangtua dan guru perlu ilmu untuk menghadapi setiap perubahan tersebut," kata Isuti dalam seminar parenting berasama pakar parenting keluarga Muslim nasional Bunda Kurnia Widhiatuti, di Hotel Horison Altama, Selasa (20/11).


Dikatakannya, pendidikan terhadap anak bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah, hal tersebut juga menjadi tanggung jawab bersama orangtua di rumah. “Dengan penerapan sinergitas pola asuh pola didik, maka seminar parenting ini menjadi salah satu solusi," jelasnya.


Hadir dan membuka acara, Ketua Yayasan Irsyadul Ibad Hidayat Rahman dan ratusan orangtua siswa serta peserta lainnya. Para peserta sangat antusias mendengarkan pemaparan materi yang disampaikan Bunda Kurnia Widhiatuti.

Perempuan penceramah ini berpesan dalam  mendidik harus dengan cinta dan keteladanan serta harus dimulai dari hati yang bersih agar mendapatkan pertolongan dan kemudahan dari Allah. “Kuatkan dengan doa kemudian beri keridhoan pada anak karena diridhoi orangtua terdapat ridho Allah,” paparnya.


Ia menambahkan, untuk menghadirkan keteladanan tidak dengan serta merta. Harus ada upaya dan metode. Keteladanan terbaik ada pada diri Rasulullah. Ia juga mengimbau kepada para peserta agar tidak lelah memberikan pesan-pesan yang baik kepada anak. “Seperti tentang salat, akhlak dan kedisiplinan. Meskipun pesan tersebut harus berulang sampai nafas tiada.  Karena orangtua adalah penyampai pesan.”


Para peserta seminar antusias dengan acara ini. Mereka mengikuti materi dari awal hingga akhir. "Banyak hal baru dan menginspirasi saya, salah satunya adalah kita diajarkan cara mendidik anak dengan hati, acara ini sangat bagus dan yakin akan membantu para orangtua dalam mendidik anak, terutama di era digital," kata Hendrini Hasanah, salah peserta dari SOMG. (muhaemin)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook