Penyelundupan 40 Kg Sabu Digagalkan

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Rabu, 21 November 2018 - 12:03:59 WIB   |  dibaca: 1453 kali
Penyelundupan 40 Kg Sabu Digagalkan

TAK JUGA KAPOK : Petugas kepolisian menangkap terduga penyelundup sabu di Kecamatan Puloampel, kemarin.

SERANG - Jajaran Polda Metro Jaya, dan Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu seberat 40 kilogram di pangkalan Sandar Kapal Nelayan Ikan, Desa Argawana, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Selasa (20/11) pagi.


Berdasarkan informasi yang diperoleh Banten Raya, narkoba tersebut diduga diselundupkan dari Lampung, Sumatera menggunakan perahu nelayan, dengan biaya sewa Rp2 juta pada Selasa dini hari.

Setibanya di pangkalan Sandar Kapal Nelayan ikan, Desa Argawana pukul 06.00, dua warga negara Tiongkok menggunakan mobil Honda City berwarna hitam sudah menunggu di daratan. Selanjutnya, dua karung yang diduga sabu seberat 40 kilogram yang dikemas dalam 35 kemasan tersebut dipindahkan ke atas mobil.


Sebelum dua warga negara asing (WNA) membawa narkoba tersebut, pada pukul 08.30, tim dari Polda Metro Jaya, dan Polres Metro Jakarta Barat langsung melakukan penyergapan. Selanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawa ke Jakarta.


Dari pantauan di lokasi sekitar pukul 16.10, kapal perahu kayu berwana merah dengan pajang sekitar 7 meter dengan lebar 2 meter, yang diduga kapal pengangkut sabu dan satu unit sepeda motor Yamaha Spark berplat nomor F 4052 KG diduga milik salah satu pelaku masih berada di lokasi dan tidak dijaga polisi.


Kasim, nelayan sekitar membenarkan adanya penangkapan dua warga Indonesia dan dua WAI asal Tiongkok oleh kepolisian. Namun dirinya memastikan kapal nelayan tersebut bukan berasal dari Bojonegara. Melainkan berasal dari Sumatera. "Iya tadi (kemarin -red) pagi, ada empat orang yang ditangkap. Dua orang kita (lokal), dua lagi orang China. Itu bukan kapal nelayan sini, tapi dari Sumatera," katanya kepada Banten Raya,


Menurut Kasim, dari empat orang yang ditangkap, hanya satu orang yang dikenal oleh nelayan sekitar. Namun dirinya tidak mengetahui pelaku ditangkap dalam kasus apa. "Yang saya tau namanya Yadi, kalau yang lain nggak kenal. Sebelum digrebek polisi, ada dua orang China sudah nunggu disini. Begitu kapal datang polisi datang menangkap mereka," ujarnya.


Sementara itu, Kapolsek Bojonegara AKP Tri Sutrisno membenarkan adanya penangkapan di wilayah hukumnya. Namun dirinya enggan memberikan informasi lebih lanjut, karena penggerebekan tersebut dilakukan oleh Polres Jakarta Barat.  "Informasi tadi ada penangkapan dari Polres Jakbar, Polda Metro Jaya. Untuk jenis, belum diketahui dan jumlahnya juga tidak diketahui, karena masih dikembangkan dan Jakbar yang akan merilisnya," katanya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook