Karyawan PT Krakatau Posco Wajib Pengabdian 23 Jam Per Tahun

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 22 November 2018 - 10:11:31 WIB   |  dibaca: 191 kali
Karyawan PT Krakatau Posco Wajib Pengabdian 23 Jam Per Tahun

MENGECAT : Sejumlah karyawan PT Krakatau Posco melakukan pengecatan rumah warga di Kampung Wisata UMKM, Lingkungan Palas, Kelurahan Bendunan, Rabu (21/11).

CILEGON – Selain dari perusahaannya, PT Krakatau-Posco ternyata mewajibkan karyawannya untuk melakukan pengabdian sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR). Setiap karyawan diwajibkan melakukan pengabdian dalam bentuk apapaun kepada warga selama 23 jam pertahunnya.

General Affair and Scurity Management System PT Krakatau-Posco, Agus Suyarso mengatakan, ada 2.000 lebih karyawan yang harus memberikan CSR-nya dalam bentuk pengabdian selama 23 sampai 24 jam lebih kepada masyarakat. Karyawan tersebut harus melakukan pengabdian dalam bentuk bekerja untuk masyarakat, apakah menjadi tenaga pengajar, melakukan gotong royong atau apapun selama tiga jam sampai terpenuhi 23 jam.  

“Di kami (PT Karakatu-Posco) karyawan harus memenuhi CSR-nya dalam bentuk membantu warga selama 3 jam, sampai mereka memenuhi 23 jam pertahunnya. Untuk bidangnya diberikan kebebasan, apakah mengajar, gotong royong atau lainnya,” kata Agus saat melakukan pengecatan rumah industri di Kampung Wisata UMKM, Lingkungan Palas, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Rabu (21/11).


Agus menjelaskan, ada 30 karyawan PT Krakatau-Posco yang membantu pengecatan rumah industri di Kampung Wisata UMKM. Dengan pengabdian tersebut, diharapkan warga, khususnya rumah industri bisa terbantu. “Mereka yang memilih sendiri bidang apa dan kapan dilaksanakan sesuai dengan keahlian dan waktu luang. Sekarang ini kami mendapatkan kesempatan untuk melakukan pengecatan,” jelasnya.


Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT Krakatau-Posco Social Enterpise (KPSE), Dewi Handayani mengungkapkan, dipilihnya Kampung Wisata UMKM sebagai tempat untuk menyalurkan CSR karyawan, karena kampung tersebut merupakan salah satu ikon di Kota Cilegon, sehingga beberapa karyawan yang tergabung dalam grup melakukan pengecatan. “Ini sudah jadi ikon, sebelumnya juga ada PT KBS. Sekarang kami melakukan juga,” ungkapnya.


Salah satu karyawan PT Krakatau-Posco, Dani menyatakan, kegiatan pengecatan tersebut adalah CSR dirinya yang ke-14 jam. Pada 2018, karyawan Bagian Produksi itu hanya menyisakan 9 jam lagi untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat.


Dani menjelaskan, meski diwajibkan, namun tidak ada sanksi yang diterapkan oleh perusahaan. Hanya pada sisi kemanusiaan dan kepedulian saja yang dinilai kurang. “Sudah pernah di Anyer dan Merak. Memang bentuknya wajib tapi kembali lagi kepada individu karyawan tersebut dari sisi kepeduliannya,” pungkasnya.


Lurah Bendungan, Maman Herman menjelaskan, sebelumnya pemerintah kelurahan mengajukan proposal terlebih dahulu kepada PT Krakatau-Posco, sehingga karyawan dan pihak manajemen berkenan memberikan bantuan pengecatan untuk Kampung Wisata UMKM. “Sudah kurang lebih 3 bulan yang lalu kami ajaukan proposalnya, alhamdulillah sekarang bisa dibantu,” ringkasnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook