Caleg PDIP Wajib Pasang Foto Jokowi

nurul roudhoh   |   Politik  |   Rabu, 28 November 2018 - 13:03:54 WIB   |  dibaca: 2663 kali
Caleg PDIP Wajib Pasang Foto Jokowi

SERANG – Seluruh calon anggota legislatif (caleg) PDIP di Banten pada Pemilu 2019 diwajibkan memasang foto calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) pada alat peraga kampanye (APK) yang dipasangnya. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi pemenangan capres petahana itu di Banten.


Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Banten Asep Rahmatullah mengatakan, pemasangan sosok yang melekat dengan partai menjadi sebuah kewajiban kader partai, khususnya para caleg. Instruksi pemasangan akan disampaikannya secara langsung dalam rapat bersama seluruh organ partai di Sekretariat DPD PDIP Banten, hari ini.


“Akan saya perintahkan ke ketua-ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk menginstruksikan ke seluruh caleg untuk membuat APK-nya. Di samping foto pribadi juga (mencantumkan) foto Jokowi, Bung Karno, Bu Mega (Megawati Soekarnopoetri) dan lain-lain. Yang terpenting adalah bagaimana di APK-nya memasang (foto) capres (Jokowi-red),” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya di Sekretariat DPRD Provinsi Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (27/11).


Asep yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Banten itu menuturkan, sebagai kader partai para caleg tentunya tidak boleh hanya memikirikan pencalolannya semata. Mereka juga wajib mendukung seluruh agenda partai.   “Artinya, hal yang harus dikedepankan oleh kader PDIP adalah memperjuangkan elektoral partai ini meningkat, untuk hasil survei baik secara nasional maupun lokal. Yang paling utama kewajiban bagaimana Jokowi-KH Ma'ruf Amin menjadi presiden dan wakil presiden,” katanya.


Agar strategi ini bisa mengena ke masyarakat, kata dia, caleg juga dituntut untuk turun langsung ke lapangan saat melakukan kampanye. Selain mempromosikan dirinya, caleg juga harus Menyosialisasikan prestasi Jokowi selama menjadi presiden di periodenya saat ini.


“Dengan (aturan main) pileg saat ini mereka mesti bergerak dengan pola yang tidak hanya pasang gambar. Akan tetapi juga mereka turun ke lapangan, ketemu dengan rakyat untuk menyampaikan program-program yang sudah dilakukan Jokowi,” ungkapnya.


Asep menegaskan, instruksi yang disampaikannya adalah sebuah keharusan bagi caleg PDIP di Banten. Dia tak segan memberi sanksi kepada kader yang membangkang. “Pasti ada reward dan punishment, karena kalau itu perintah partai mau enggak mau, kalau dia merasa sebagai kader PDIP dia harus melaksanakan itu. Kalau tidak kita evaluasi,” tegas Ketua Aliansi Peguron Pencak Silat Banten Indonesia (APPSBI) ini.


Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten Didih M Sudi menuturkan, pemuatan pendiri parpol, ketua umum parpol, capres atau cawapres yang dianggap tokoh yang melekat pada citra diri partai sulit untuk dijerat sebagai sebuah pelanggaran. “Dari segi aturan KPU tidak masalah. (Sebagaimana tercantum) di SK (surat keputusan) KPU Nomor 1096 Tahun 2018,” tuturnya.


Dipaparkan mantan komisioner KPU Provinsi Banten itu, desain materi pada APK pada pemilihan anggota DPR, DPRD provinsi dan kabupaten dapat memuat sejumlah unsur. Pertama diperkenankan memuat lambang, nama dan nomor urut parpol. Kedua, visi misi dan program parpol. Ketiga adalah foto pengurus parpol.“Kemudian juga foto tokoh yang melekat pada citra diri parpol,” paparnya.


Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Banten Eka Satyalaksmana mengatakan, pemasangan sosok atau tokoh yang melekat dengan parpol hanya diperbolehkan untuk APK yang dibuat mandiri oleh partai.“Di APK parpol enggak dilarang. APK yang dibuat mandiri oleh parpol materinya dapat ditambahkan gambar caleg dan foto tokoh yang melekat dengan parpol,” ujarnya. (dewa)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook