Diduga Depresi, Pemuda Bakar Diri

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 30 November 2018 - 12:38:20 WIB   |  dibaca: 309 kali
Diduga Depresi, Pemuda Bakar Diri

OLAH TKP : Anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Karawaci, Kota Tangerang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), kemarin.

KOTA TANGERANG - Rijal Muzaki alias Pae (19) nekat melakukan aksi bunuh diri dengan cara membakar diri di belakang Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 Kota Tangerang. Warga Jalan Kisamaah RT 001 RW 004, Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang itu diduga depresi berat setelah tidak kunjung mendapatkan pekerjaan.


Ade Rohman (21), saksi mata mengaku tidak tahu persis saat korban membakar diri. Namun dirinya mengetahui korban terbakar saat melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Kamis (28/11) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, dirinya mendengar suara minta tolong dari belakang SDN 13 Kota Tangerang. “Saya datangi suara minta tolong itu. Ternyata korban sudah terbakar,” kata Ade kepada wartawan saat ditemui di Mapolsek Karawaci.


Awalnya, dirinya mencoba untuk memadamkan api yang membakar tubuh korban dengan peralatan seadanya. Namun, api tidak kunjung padam. Akhirnya, dirinya meminta bantuan warga sekitar. Dengan dibantu warga sekitar, lanjut Ade, api yang membakar tubuh korban bisa dipadamkan. “Setelah api padam, saya dan warga membawa korban ke salah satu rumah sakit terdekat di TKP,” tuturnya.


Ade menambahkan, luka bakar yang diderita oleh korban sekitar 90 persen itu. Rumah sakit terdekat di TKP itu tidak mampu menangani korban. Akhirnya korban dirujuk ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan penaganan yang lebih intensif. “Ternyata di RSUD Kabupaten Tangerang juga tidak mampu menangani luka korban. Akhirnya korban dirujuk ke Rumh Sakit Fatmawai, Jakarta,” pungkasnya.


Ditemui terpisah, Kapolsek Karawaci, Kompol Abdul Salim membenarkan persistiwa itu. Berdasarkan inforamso sementara dari keterangan keluarga korban nekad melakukan itu karena depresi belum mendapatkan pekerjaan. “Kesimpulan sementara, korban depresi berat. Korban saat ini masih dilakukan perawatan di RS Fatmawati,” singkatnya. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook