Anggota Korpri Tidak Boleh Bermental Priyayi

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 30 November 2018 - 12:51:07 WIB   |  dibaca: 300 kali
Anggota Korpri Tidak Boleh Bermental Priyayi

HUT KORPRI : Bupati Serang Rt Tatu Chasanah dan wakilnya Pandji Tirtayasa meniup lilin pada acara HUT ke-47 Korpri tingkat Kabupaten Serang, Kamis (29/11).

SERANG – Kecepatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi sebuah keharusan bagi Korps Pegawai Republik Indonesai (Korpri). Kecepatan pelayanan menjadi perhatian terendiri pada peringatan hari ulang tahun (HUT) Korpri ke-47.

Puluhan pengurus Korpri Kabupaten Serang sejak pagi hari berkumpul di aula Korpri Kabupaten Serang, di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Serang, Kota Serang, Kamis (29/11). Pagi itu mereka akan menggelar tasyakuran dalam rangka HUT Korpri ke-47. Sebelumnya, pengurus Korpri telah menggelar berbagai macam kegiatan perlombaan yang dimulai sejak 12 Nonember lalu.


Pada perayaan HUT Korpri yang digelar secara sederhana tersebut dilakukan pemotongan kue ulang tahun oleh Bupati Serang Rt Tatu Chasanah yang didampingi wakilnya Pandji Tirtayasa dan Ketua Korpri Kabupaten Serang Tb Entus Mahmud Sahiri. “Pada peringatan Korpri kali ini sesuai dengan temanya, bekerja melayani dan mempersatukan bangsa, kita terus melakukan evaluasi,” kata Entus.


Entus menjelaskan, di era digital yang segala sesuatu memerlukan kecepatan anggota Korpri tidak boleh bermental priyayi atau pegawai yang minta untuk dilayani. “Anggota Korpri harus bisa melayani masyarakat secara baik, cepat dan mudah. Kita juga menekankan kepada seluruh anggota Korpri untuk mendukung pemda menyelesaian rumah tidak layak huni (rutilahu) menjadi layak huni. Tahun ini hanya terkumpul Rp2 miliar,” ujarnya.


Sementara itu, Tatu mengimbau kepada para pengurus dan anggota Korpri agar merubah mindset dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Unsur melayani harus sangat dikedepankan. Kita tahu sekarang tidak lagi serba manual dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tapi telah memasuki era digital, sehingga Pemda Serang bisa tidak bisa harus mengikuti,” katanya.


Sedangkan terkait dengan iuran untuk perbaikan rutilahu yang jumlahnya masih sekitar 9.000 unit, Tatu mengimbau agar para anggota Korpri meningkatkan kepeduliannya untuk membantu menyelesaikan perbaikan rutilahu. “Saya sampaikan jangan hanya sebatas pengurus Korpri saja yang sumbangan, tapi seluruh ASN yang ada di pemda, kalau pengurus saja seperti sekarang hasilnya jadi anjlok,” tuturnya.(TANJUNG)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook