APBD 2019 Rp 3,043 Triliun

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 30 November 2018 - 13:41:39 WIB   |  dibaca: 219 kali
APBD 2019 Rp 3,043 Triliun

MASIH UTAMAKAN MASYARAKAT : Ketua DPRD Kabupaten Serang menandatangani berita acara persetujuan APBD Kabupaten Serang tahun 2019 di gedung DPRD Kabupaten Serang, kemarin.

SERANG - APBD Kabupaten Serang untuk tahun anggaran 2019 resmi diketuk dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang, kemarin. Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Serang Mansur Barmawi mengatakan, setelah melalui pembicaraan dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD), disepakati bahwa belanja daerah di 2019 mencapai Rp3,043 triliun. Nilai ini meningkat jauh dibandingkan dengan nilai belanja di APBD 2018 murni yang mencapai Rp2,71 triliun.


Untuk pendapatan daerah yang semula direncanakan Rp2,23 triliun dalam rapat kebijakan umum anggaran plafon prioritas anggaran sementara (KUAPPAS) disepakati menjadi Rp2,806triliun atau naik sebesar Rp570,3 miliar atau 25,51 persen. Kenaikan pendapatan tersebut berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) yang semula direncanakan Rp714,582 miliar, menjadi Rp735,74 miliar. PAD ini berasal dari pajak daerah Rp374,109 miliar, dan retribusi daerah Rp33,46 miliar.


Selain itu, ada pula dana perimbangan yang semula direncanakan Rp1,16 triliun, disepakati menjadi Rp1,634 triliun atau meningkat 40,73 persen senilai Rp473,16 miliar. Dana perimbangan ini berasal dari bagi hasil pajak Rp87,8 miliar, dana alokasi umum (DAU) Rp1,12 triliun, dana alokasi khusus (DAK) Rp424,93 miliar, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah yang mencapai Rp435,82 miliar.


Sementara itu, di komposisi belanja daerah disepakati Rp3,043 triliun dari sebelumnya Rp2,3 triliun yang terdiri dari belanja tidak langsung Rp1,69 triliun, dan belanja langsung Rp1,35 triliun. "Kebijakan belanja daerah oleh badan anggaran dan TAPD disepakati dialokasikan ke beberapa OPD (organisasi perangkat daerah) yang mempunyai program dan kegiatan yang '

mendesak untuk dilaksanakan, dan tentunya mempunyai prioritas peningkatan pelayanan dasar masyarakat seperti pelayanan pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Ketua DPD PKS Kabupaten Serang ini. Sedangkan untuk kegiatan belanja di beberapa OPD yang kegiatannya diyakini kurang begitu prioritas, disepakati dilakukan rasionalisasi untuk kegiatan lain yang lebih penting.


Defisit anggaran APBD 2019 yang mencapai Rp237,409 miliar, kata Mansur akan ditutup dari pembiayaan netto yang bersumber dari sisa lebih penghitungan anggaran tahun 2018 yang diasumsikan mencapai Rp240,409 miliar.


Bupati Serang Rt Tatu Chasanah mengatakan bahwa ada sejumlah kegiatan di Kabupaten Serang yang anggarannya turun karena sumber biaya yang juga menurun. Pembangunan jalan di tahun 2019 kemungkinan tidak mencapai 100 kilometer seperti yang ditargetkan sebelumnya karena dana dari pemerintah pusat menurun.

Selain itu, dana bantuan gubernur yang sebelumnya dialokasikan mayoritas di bidang pembangunan jalan, juga turut menurun. Meski demikian, ada beberapa sektor lain yang mengalami peningkatan penganggaran seperti pembangunan RSUD Dradjat Prawiranegara yang tahun ini mendapat Rp45 miliar dari pemerintah pusat. "Di 2020 nanti mudah-mudahan kita bisa mengejar lagi," kata Bupati. (fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook