Kartu Nikah Dimulai Awal 2019

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 30 November 2018 - 14:27:55 WIB   |  dibaca: 1594 kali
Kartu Nikah Dimulai Awal 2019

SERANG - Kartu nikah di Provinsi Banten akan mulai diterapkan di tahun 2019. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Banten Ahmad Bazari Syam mengatakan, awalnya penerapan kartu nikah akan dilakukan di awal November 2018, akan tetapi sampai saat ini perangkat yang mendukung pencetakan kartu nikah seperti printer, komputer, dan sebagainya belum lengkap di kantor urusan agama, maka program kartu nikah baru akan efektif di Januari 2019.

Bazari mengatakan, di beberapa daerah yang sudah menggunakan sistem online pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), seperti di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, sudah dilakukan tahap uji coba program kartu nikah. “Sistem online ini untuk mempermudah sekaligus juga memberikan update data kependudukan terbaru, mana yang masih jejaka atau gadis dan mana yang sudah memiliki keluarga,” tuturnya.

Bentuk kartu nikah seperti ATM dan menjadi semacam identitas yang bisa dibawa kemana-mana. “Jadi, kalau buku nikah itu adalah menjadi identitas bukti pernikahan yang bisa dikatakan pasif, hanya bisa disimpan di rumah sebagai dokumen. Sementara, kartu nikah bisa dibawa kemana-mana, fleksibel,” sambungnya.

Kartu nikah sendiri, kata Bazari, tidak menggantikan buku nikah. Artinya, pasangan yang menikah nantinya tetap akan menerima buku nikah, plus kartu nikah. Kartu hanya akan diberikan kepada pasangan yang menikah setelah program ini diluncurkan." Pasangan yang sudah menikah sebelum program ini diluncurkan tidak perlu mengurus untuk mendapatkan kartu nikah, mereka cukup memiliki buku nikah. Adapun pelaksanaan program kartu nikah ini, kita lakukan secara bertahap,” kata Bazari.

Ia sendiri menilai, program kartu nikah akan mudah dilaksanakan dan tidak menelan anggaran negara yang terlalu besar. Blangko akan disediakan langsung oleh Kemenag RI seperti blangko buku nikah. “Jadi, kartu nikah ini tidak ribet prosesnya, begitu buku nikah diterbitkan, kartu nikah juga otomatis langsung diprint oleh perangkat yang disediakan, jadi tidak ribet."

Sementara itu, Kasi Binmas Islam Kemenag Kota Serang Zarkoni mengatakan, pihaknya sudah memesan printer untuk pembuatan kartu nikah melalu e-katalog dan mengirimkan pegawai Kemenag Kota Serang untuk mengikuti pelatihan. "Proses kontrak pemesanannya sudah saya muat, tinggal nunggu pengiriman barang. Tenaga operator juga sudah ikuti pelatihan tentang operasional kartu nikah ini," katanya. (basyar)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook