Tak Lapor Sumbangan Dana Kampanye, Parpol Didiskualifikasi

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 03 Desember 2018 - 12:38:54 WIB   |  dibaca: 339 kali
Tak Lapor Sumbangan Dana Kampanye, Parpol Didiskualifikasi

BIMTEK : Suasana bimtek pelaporan dana kampanye yang digelar KPU Kota Cilegon di Hotel Horison, Minggu (2/12).

CILEGON –KPU Kota Cilegon dipastikan akan mendiskualifikasi partai politik (Parpol) yang tidak memberikan laporan sumbangan dana kampanye. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 24 Tahun 28 tentang Dana Kampanye.


Kepala Divisi Hukum KPU Kota Cilegon, Sehabudin mengatakan, dalam aturan PKPU parpol harus memberikan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK) selambat-lambatnya pada 1 Jaunari 2019 pukul 18.00. Jika parpol tidak memberikan maka secara aturan akan dikenakan diskualifikasi. “Ini agar ada transparansi soal anggaran kampanye yang digunakan oleh parpol dalam pileg.

Jika tidak melapor maka konsekuensinya adalah diskualifikasi parpol itu dimasing-masing tempat,” katanya kepada Banten Raya saat acara Bimbingan Teknis Pelaporan Dana Kampanye Parpol di salah satu hotel di JLS, Munggu (2/12).


Pria yang akrab disapa Sehab ini menjelaskan, dalam pelaporan yang diberikan kepada KPU nanti, parpol juga harus mencantumkan dengan jelas siapa yang memberikan sumbangan dan berapa besarnya sumbangan yang diberikan.

Sebab, secara aturan juga diatur besaran sumbangan perorangan maksimal sebesar Rp2,5 miliar dan badan hukum sebesar Rp25 miliar. “Ada aturannya jika tidak jelas identitasnya, maka harus dilaporkan kepada kami. Termasuk dari (lembaga) asing atau juga kelebihan sumbangan yang sudah ditentukan. Sebab, nantinya dana tersebut akan masuk ke dalam kas negara,” imbuhnya.


Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Cilegon, Siswandi menjelaskan, dalam Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) usai pemilu juga pelaporannya harus dilakukan secara langkap. Setiap caleg harus memberikan laporannya kepada parpol untuk masuk dalam LPPDK.

Sebab, jika caleg terpilih namun belum memberikan laporan maka akan tetap dianulir. Jika parpol melakukan manipulasi LPPDK, lanjut Siswadi, maka seluruh caleg akan dianulir jika terpilih. “Kami berharap parpol bisa memberikan arahan kepada setiap caleg. Sebab, soal laporan dana kampanye sekarang tidak main-main, apalagi ketika audit terdapat temuan maka bisa jadi menganulir keputusan meski caleg terpilih,” jelasnya.


Selain laporan yang didapat dari KPU, Siswandi menambahkan, bawaslu akan melakukan pengecekan sebagai pembanding atas laporan tersebut. Sebab, dalam laporan dana kampanye biasanya terdapat banyak manipulasi. “Selama ini banyak spanduk dan baliho dibuat oleh caleg, nanti itu kita lihat ada atau tidak dalam laporan. Jika tidak maka itu jadi temuan,” imbuhnya. (uri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook