Tiga Perampok Taksi Online Diringkus

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Selasa, 04 Desember 2018 - 12:50:30 WIB   |  dibaca: 142 kali
Tiga Perampok Taksi Online Diringkus

DITANGKAP : Tiga Pelaku perampok sopir taksi online dihadirkan dalam jumpa pers di Mako Polres Tangsel, Senin (3/12).

KOTA TANGSEL - Tim Viper Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap tiga perampok Yulianto (25), sopir taksi daring atau online yang terjadi di Jalan Raya Puspitek, Kampung Ranca Saga, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (28/11) lalu. Polisi bisa mengendus para pelaku, setelah mobil Yulianto ditemukan di kawasan perkebunan di Kabupaten Sukabumi, Jawa barat.


Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, Team Vipers Polres Tangsel kemudian bergerak cepat de­ngan mencari keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi ditemukannya korban. Lalu, pada 29 November 2018 sekitar pukul 08.00 WIB, pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa ada 1 unit mobil Daihatsu Xenia warna putih ditemukan di perkebunan di daerah Kabupaten Sukabumi.

“Setelah dicek ternyata benar, ada satu unit mobil Daihatsu Xenia warna putih bernomor polisi F 1327 RP Tahun 2018, dengan nomor rangka MHKV5EA1JJK043211, nomor mesin 1NRF433130,” paparnya kepada wartawan saat pres rilis di Halaman Mapolres Tangsel, Senin (3/12).


Ketiga tersangka berhasil diringkus di tempat berbeda. Imanudin diamankan di bengkel motor di Cileley, Desa Parakan Salak, Abdulah alias Dewo diamankan di peternakan ayam di Desa Pasir Angin, dan satu rekannya Kamaludin Nopiansyah diamankan di Jalan Raya Parung, Kabupaten Sukabumi.


Sementara sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan, yakni satu unit mobil Daihatsu Xenia warna putih bernomor polisi F 1327 RP tahun 2018, dengan nomor rangka MHKV5EA1JJK043211 nomor mesin 1NRF433130, satu buah pisau bergagang kayu dengan pegangan karet warna hitam, dua handphone merek Advan dan Nokia warna hitam, pakaian milik tersangka saat melakukan tindak kejahatan dan pakaian korban.


Dikatakan, persistiwa perampokan ini bermula saat korban menerima order dari Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor menuju Mall Bintaro Exchange, Pondok Aren, Kota Tangsel. Penumbangnya adalah laki-laki sebanyak tiga orang. “Modus ketiga pelaku ini, berpura-pura menjadi penumpang layanan taksi online. Saat mendekati Bintaro Exchange korban disuruh meminggirkan kendaraannya untuk berhenti. Karena korban curiga, korban tidak mau berhenti, kemudian pelaku mengalungkan pisau korban,” kata Ferdy.


Setelah itu, Ferdy kembali menerangkan, korban akhirnya mau berhenti dan kemudian korban diikat dengan menggunakan tambang dan lakban, lalu korban dibuang di Jalan Raya Puspiptek, Kampung Ranca Saga, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangsel. “Korban ditemukan oleh warga, kemudian dibawa ke RS Hermina Serpong oleh Team Vipers Polres Tangsel untuk pertolongan pertama,” terangnya.


Akibat perbuatannya itu, ketiga pelaku dijerat Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Ke­ke­ra­san. “Para pelaku terancam hukuman mak­simal 12 tahun penjara.” (mg/imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook