2019, DPWKel Kepuh Sasar Rutilahu

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 05 Desember 2018 - 10:53:46 WIB   |  dibaca: 192 kali
2019, DPWKel Kepuh Sasar Rutilahu

PEMBANGUNAN : Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Kepuh Khairul Wazni sedang meninjau proyek DPWKel 2018 di Kelurahan Kepuh, beberapa waktu lalu.

CILEGON - Jika selama ini Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel) hanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, Kelurahan Kepuh berencana akan menyasar rumah tidak layak huni (rutilahu) pada 2019 nanti.


Lurah Kepuh Mas'udi Syah mengatakan, program DPWKel Kepuh 2018 sudah selesai seratus persen. Beberapa program pembangunan fisik seperti paving blok lingkungan, gapura kelurahan, plang nama jalan, dan tembok penahan tebing. “Pada 2019 nanti akan ada program baru yaitu untuk pembangunan rutilahu. Saat ini rutilahu belum dimasukkan dalam DPWKel,” kata Mas'udi ditemui di kantornya, Selasa (4/12).

Mas'udi mengatakan, selain proyek fisik juga ada beberapa kegiatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) masyarakat. Beberapa kegiatan sosialiasi, juga masuk dalam DPWKel 2018. “Kalau pekerjaan fisik seluruhnya diserahkan ke Pokmas (Kelompok Masyarakat), sementara untuk non-fisik dikelola oleh kelurahan,” ujarnya.

Mantan Lurah Gunung Sugih ini mengungkapkan, pembangunan infrastruktur di 2019 masih menjadi fokus pembangunan. Namun, akan ada pembangunan rutilahu dan pengembangan SDM masyarakat. “Ruitlahu selain melalui DPWKel, kami juga berharap pada beberapa industri yang bisa menggelontorkan dana CSR (Corporate Social Responsibility),” harapnya.


Kepala Seksi (Kasi) Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Kepuh, Khairul Wazni mengatakan, pembangunan rutilahu pada 2019 akan menyasar dua unit rumah dan pembangunan jamban keluarga pada lima unit rumah. Pembangunan rutilahu tersebut, saat ini pihaknya masih meminta rekomendasi dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon. Sebab, kriteria rumah-rumah yang bisa diperbaiki dengan dana pemerintah harus sesuai data dari Dinsos Cilegon. “Seperti pembangunan lainnya seperti paving blok jalan lingkungan atau tembok penahan tebing di beberapa lingkungan juga akan tetap dilakukan,” ujarnya.

Pada 2018 ini, anggaran DPWKel Kepuh sebesar Rp 2,2 miliar. Pembangunan fisik yang dikelola Pokmas Kepuh sebesar Rp 1,2 miliar. Sementara yang Rp 1 milai untuk pembangunan non-fisik yang dilakukan kelurahan. “Pada 2018 ini,  pembangunan fisik yang dibiayai DPWKel paving blok di sembilan lingkungan, TPT di tiga lingkungan, dan drainase di tiga lingkungan,” ungkapnya. (gillang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook