Satpol PP Tegur Pedagang Bubur Ayam

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Rabu, 05 Desember 2018 - 11:17:58 WIB   |  dibaca: 243 kali
Satpol PP Tegur Pedagang Bubur Ayam

DITEGUR : Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian pada Dinas Satpol PP Lebak Yantomi berbincang dengan pedagang bubur ayam di Jalan Juanda, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Selasa (4/12).

RANGKASBITUNG- Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak menegur pedagang bubur ayam dan bakso yang mangkal di pinggir jalan Juanda, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Selasa (4/12).

Teguran tersebut disampaikan langsung Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian pada Dinas Satpol PP Lebak Yantomi kepada para pedagang setempat."Ini bagian dari patroli rutin. Namun memang yang paling membandel pedagang bubur ayam dan bakso ini," kata Kasi Opdal Satpol PP Yantokomi kepada Banten Raya.


Menurutnya, beberapa hari lalu pihaknya sudah memberikan peringatan dan pengertian kepada pedagang agar tidak berjualan di bahu dan badan jalan Juanda. Apalagi saat jam kerja."Jalan Juanda, Multatuli dan Iko Jatmiko itu area zona merah bagi PKL. Apalagi saat jam kerja yakni dari pukul 07.00 sampai 16.00, maka dilarang keras berjualan menempati bahu, badan jalan dan trotoar," katanya.


Yanto mengungkapkan, kali ini pihaknya memberikan toleransi kepada pedagang karena masih banyak orang sedang menikmati hidangan bakso dan bubur. Namun pihaknya meminta pedagang  datang ke kantornya untuk membuat surat pernyataan. "Hari ini gerobak tidak saya angkut, tapi harus segera dipindahkan. Jika besok kembali melanggar, maka tanpa basa basi lagi akan saya angkut," katanya.


Babeh Supri, pedagang bubur mengakui baru kali ini mendapatkan teguran langsung. "Biasanya enggak pernah, lewat-lewat saja mungkin ini petugasnya orang-orang baru. Saya akui memang salah berjualan di tepi jalan, namun di sini sangat strategis banyak pembeli," katanya.


Babeh mengatakan, pembeli bubur ayam ramainya pagi hari saat jam kerja. "Kalau kita jualannya dari sore sampai malam hari ya nanti siapa yang beli. Ya harapannya tetap boleh berjualan karena belum ada tempat baru sebagus tempat ini," katanya. (purnama)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook