GSMS Goncang Panggung Pameran di SMAN 2

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Rabu, 05 Desember 2018 - 11:56:03 WIB   |  dibaca: 368 kali
GSMS Goncang Panggung Pameran di SMAN 2

TARI : Peserta Gerakan Seniman Masuk Sekolah menampilkan tarian lokal Banten, kemarin.

SERANG – Ratusan pelajar pada jenjang pendidikan SMA dan SMK yang ikut dalam Gerajan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) menunjukan kebolehannya di SMA Negeri 2 Kota Serang. Berbagai kesenian dan kebudayaan ditampilkan dalam kegiatan tersebut.


Menurut Kabid Kebudayaan pada Dindikbud Banten Ujang Rafiudin, Program GSMS tidak hanya mengajarkan peserta didik seni pementasan, namun juga seni lukis dan kriya. Program GSMS ini sudah berjalan tiga bulan.


“Seniman masuk ke sekolah adalah seniman yang mengajarkan kesenian dan kebudayaan kepada peserta didik pada jenjang pendidikan SMA dan SMK se-Banten. Para seniman ini mengajar satu minggu dua kali,” kata Ujang kepada Banten Raya, kemarin.


Hasil dari pembelajaran dengan sejiman selama tiga bulan ini, kata Ujang, akan ditampilkan di SMA Negeri 2 Kota Serang. Baik dalam seni pementasan, kriya dan lukis. Program GSMS ini murni kegiatan yang dibiayai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.“Adapun kekurangan dana untuk Program GSMS bisa menggunakan anggaran bantuan operasional sekolah (BOS) dan BOS Daerah,” ujar mantan guru matematika ini.


Ia mengaku, Program GSMS ini sudah memasuki tahun kedua, untuk tahun lalu seluruh sekolah negeri pada jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA/SMK mengikuti program tersebut. Namun dengan adanya pembagian wewenang maka untuk Program GSMS ini hanya diikuti oleh 20 sekolah pada jenjang SMA dan SMK, dan SD dan SMP 26 sekolah.


“Namun untuk jenjang pendidikan SD dan SMP akan dipusatkan untuk sekolah yang berada di Kabupaten Lebak, sedangkan pada jenjang pendidikan SMA dan SMK akan dilakukan di empat kabupaten yaitu Kabupaten Serang, Kota Serang, Cilegon dan Kabupaten Pandeglang,” kata Ujang kepada Banten Raya, kemarin.


Ia menjelaskan, seniman yang akan mengajar di sekolah merupakan seniman yang lolos seleksi yang dilakukan oleh tim perumus sebanyak tujuh orang yang berasal dari seniman, budayawan, akademisi dan PNS di Dindikbud Banten.“Seniman yang bisa ikut seleksi adalah seniman non PNS, dan seniman yang memenuhi kreteria sebagai seniman,” ujarnya.


Di lokasi yang sama kasie Kesenian dan Bahasa pada Dindikbud Banten Euis Rusmalina mengatakan,  Program GSMS ini diharapkan para peserta bisa mengembangkan bakat serta kemampuan terbaiknya, agar bisa mewarisi dan mengembangkan budaya local milik Banten.“Ini salah satu upaya kami untuk menanamkan rasa kecintaan budaya local kepada peserta didik, pada jenjang pendidikan SMA dan SMK se-Banten,” katanya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook